
PWMU.CO – SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) Gresik menggelar Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) hingga simulasi shalat Idul Fitri, memberikan pengalaman serta pengetahuan baru bagi siswa dan siswi.
Simulasi tersebut dilaksanakan di Lapangan Spemia pada Kamis (20/3/2025) pukul 06.30 WIB, setelah rangkaian kegiatan Mabit, yang mencakup takjil on the road, iftar, shalat tarawih, shalat malam, Kultum, dan tadarus al-Quran.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII hingga VIII. Sebelum pelaksanaan simulasi, siswa dan siswi dengan antusias menggelar tikar sebagai alas untuk shalat.
Pada simulasi shalat Idul Fitri di pagi yang cerah ini, siswa yang berperan sebagai imam adalah Muhammad Kholid, seorang siswa kelas VIII, sedangkan yang berperan sebagai khatib adalah Diego Fabiano, seorang siswa kelas VII.
Sebelum pelaksanaan, Guru Spemia, Ustadz Dhiya’, memberikan pengarahan terlebih dahulu kepada keduanya mengenai tata cara shalat serta penyampaian khutbah.
Para siswa dan siswi merapatkan shaf sesuai arahan sebelum shalat dimulai untuk menyempurnakan ibadah. Simulasi shalat Idul Fitri berlangsung dengan khidmat dan lancar.
Tiba saatnya bagi Diego, selaku khatib dalam simulasi shalat id, untuk maju ke depan dan menyampaikan khutbah. Ia berdiri di belakang mimbar yang telah disediakan.
Dalam khutbahnya, Diego menyampaikan bahwa agar tetap istiqamah dalam menghadapi berbagai ujian, ada beberapa hal yang perlu dilakukan.
Pertama, memperkuat iman dengan membaca al-Quran dan berzikir. Kedua, memilih lingkungan yang baik, karena bergaul dengan orang-orang saleh akan membantu kita tetap berada di jalan yang benar.
Ketiga, bersabar dalam menghadapi ujian dan tidak mengeluh, karena setiap ujian adalah tantangan dari Allah SWT. Keempat, memperbanyak doa agar selalu diberikan kekuatan dan keteguhan hati.
Diego melanjutkan, bahwa istiqamah adalah kunci keberhasilan hidup di dunia dan di akhirat. Jika kita tetap teguh dalam iman dan amal saleh, Insyaallah kita akan meraih kebahagiaan sejati. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan untuk tetap istiqamah hingga akhir hayat.
“Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar. Di penghujung khutbah ini, marilah kita berdoa agar Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan dan kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan zaman. Semoga kita tetap teguh dalam iman dan istiqamah di jalan-Nya,” ujar Diego menutup khutbahnya dalam simulasi shalat Idul Fitri ini. (*)
Penulis oleh Alinda Damayanti Editor Ni’matul Faizah