
PWMU.CO – Bulan Ramadan menjadi momentum istimewa bagi para guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, Sidoarjo (Mumtaz) untuk semakin mendekatkan diri kepada al-Quran. Salah satu kegiatan yang mereka ikuti adalah Kajian al-Quran yang diadakan pada Selasa (22/3/2025) di aula Mumtaz.
Acara ini menghadirkan Ustadz Khoirul Faizin Lc MAg, sebagai narasumber yang secara khusus membahas kandungan Surat al-Maidah, yang menjadi fokus tilawah dan tadabbur sepanjang bulan suci ini.
Sejak awal ramadan, seluruh guru dan karyawan SD Mumtaz berkomitmen untuk membaca dan memahami makna Surat al-Maidah. Setiap peserta mengaji secara mandiri dan melaporkan jumlah ayat yang telah dibaca dalam kelompok mereka masing-masing. Lebih dari sekadar tilawah, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap nilai-nilai al-Quran.
Dalam Islam, dakwah adalah salah satu misi kenabian yang bertujuan untuk menyebarluaskan ajaran Islam, membebaskan, memanusiakan, serta memberikan pencerahan spiritual kepada umat. Hal ini sejalan dengan konsep yang dikemukakan oleh Prof Kuntowijoyo sebagai Dakwah Profetik. Misi dakwah tersebut diupayakan dengan membumikan nilai-nilai ketuhanan dalam setiap aspek kehidupan, sebuah konsep yang dapat disebut sebagai Tarbiyah Rabbaniyah.
Dalam kajian ini, Ustadz Khoirul Faizin menguraikan nilai-nilai kejujuran terhadap kebenaran sebagaimana diajarkan dalam surat al-Maidah, khususnya pada ayat 7-16, 67-70, dan 82-86. Ayat-ayat ini menegaskan pentingnya berpegang teguh pada kebenaran, menegakkan keadilan, serta menjaga integritas iman dalam kehidupan sehari-hari. Tarbiyah Rabbaniyah menuntun setiap insan untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.
Kepala SD Mumtaz, Fatchul Mubarok, dalam sambutannya mengapresiasi semangat para guru dan karyawan dalam mengkaji al-Quran.
“Kegiatan ini bukan sekadar membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan kandungan al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Semoga ramadan ini menjadi momentum berharga untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya.
Salah satu peserta kajian, Ulin Farichah, merasakan manfaat besar dari kegiatan ini.
“Setelah mengikuti kajian ini, saya semakin memahami pesan yang terkandung dalam Surat al-Maidah. Ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas bacaan serta pengamalan al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Melalui kajian ini, para peserta semakin menyadari bahwa membaca dan memahami al-Quran bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter rabbani yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terus mengkaji dan mengamalkan ajaran-Nya, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat benar-benar tertanam dalam diri setiap individu, membawa keberkahan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. (*)
Penulis Laras Ayuningtyas Manggiasih Editor Ni’matul Faizah