Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Bojonegoro melalui kegiatan bakti sosial penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat di Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, dan Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Ahad (11/10/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata komitmen Aisyiyah Bojonegoro dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya ketersediaan air bersih. Melalui aksi sosial tersebut, LLHPB PDA Bojonegoro tidak hanya berupaya meringankan beban warga, tetapi juga menguatkan nilai kepedulian, solidaritas, dan semangat gotong royong.
Di Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, penyaluran air bersih menjangkau enam titik distribusi yang berada di Dusun Tuk Buntung dan Dusun Pepe. Sebanyak tujuh tangki air dengan kapasitas masing-masing sekitar 5.000 liter disalurkan kepada masyarakat. Dengan demikian, total bantuan air bersih yang diterima warga Desa Nganti mencapai 35.000 liter.
Sementara itu, di Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, bantuan air bersih disalurkan melalui enam titik distribusi dengan total volume mencapai 30.000 liter. Penyaluran ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bakti Sosial
Secara keseluruhan, kegiatan bakti sosial tersebut berhasil menyalurkan 13 tangki atau sebanyak 65.000 liter air bersih melalui 12 titik distribusi di dua desa di Kabupaten Bojonegoro. Jumlah bantuan ini mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian kolektif untuk hadir menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua PDA Bojonegoro, Zuliatin Lailiyah, S.Pd.I, dan Sekretaris PDA Bojonegoro, Dra. Siti Nurhayati, bersama sejumlah jajaran Pimpinan Daerah Aisyiyah Bojonegoro serta Pimpinan Cabang dan Ranting Aisyiyah setempat. Kehadiran para pimpinan dan anggota Aisyiyah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan kemanusiaan yang mengutamakan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.
Hal yang istimewa dari kegiatan ini adalah seluruh bantuan air bersih berasal dari donasi ibu-ibu PDA Bojonegoro. Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa kepedulian dapat tumbuh dari kebersamaan dan diwujudkan melalui kontribusi nyata. Dari lingkungan organisasi, semangat berbagi kemudian disalurkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi warga penerima bantuan, kehadiran air bersih memiliki arti yang sangat penting. Air merupakan kebutuhan utama untuk berbagai aktivitas rumah tangga, mulai dari memasak, mencuci, mandi, hingga menjaga kebersihan lingkungan. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi kesulitan warga dalam memperoleh air bersih, terutama ketika persediaan air di lingkungan tempat tinggal mereka terbatas.
Rasa syukur dan terima kasih juga disampaikan oleh salah seorang warga penerima bantuan atas perhatian dan kepedulian Aisyiyah Bojonegoro. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena dapat membantu memenuhi kebutuhan air bagi keluarga sehari-hari. Warga pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Gerakan Kemanusiaan
Ketua PDA Bojonegoro, Zuliatin Lailiyah, S.Pd.I saat diwawancara PWMU menyampaikan bahwa Melalui aksi nyata ini, LLHPB PDA Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam bidang lingkungan hidup dan kemanusiaan.
“Penyaluran air bersih bukan sekadar memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, melainkan juga menjadi wujud kehadiran Aisyiyah di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan sosial yang dilandasi kepedulian dan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu Sekretaris PDA Bojonegoro Dra. Siti Nurhayati juga menyampaikan apresiasinya kepada ibu-ibu relawan Aisyiyah yang telah berdonasi membantu meringankan beban saudara yang terdampak.
“Semoga 65.000 liter air bersih yang disalurkan membawa manfaat bagi masyarakat Desa Nganti dan Desa Kolong, menjadi amal kebaikan bagi seluruh donatur, serta menggerakkan lebih banyak pihak untuk turut berbagi dan membantu sesama,” imbuhnya.
Aisyiyah hadir bukan hanya untuk peduli, tetapi juga untuk bertindak. Menebar manfaat, menguatkan solidaritas, dan bersama-sama membangun masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments