Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tetapkan Tujuh Nominator CRM Award VII, LPCRPM Lamongan Siapkan Wakil ke Tingkat Jawa Timur

Iklan Landscape Smamda
Tetapkan Tujuh Nominator CRM Award VII, LPCRPM Lamongan Siapkan Wakil ke Tingkat Jawa Timur
Tetapkan Tujuh Nominator CRM Award VII, LPCRPM Lamongan Siapkan Wakil ke Tingkat Jawa Timur. (Tholin/PWMU.CO)
pwmu.co -

Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menetapkan tujuh nominator Cabang, Ranting, dan Masjid (CRM) Award VII untuk mewakili Lamongan dalam seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penetapan tersebut merupakan hasil rapat penilaian peserta CRM Award VII yang diusulkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Lamongan pada Rabu (7/10/2026).

Proses penilaian dilakukan berdasarkan hasil pengisian aplikasi Sicara, Notulemu, dan Simasmuh, serta pemeriksaan berkas presentasi PowerPoint (PPT), video dokumentasi, dan observasi.

Berdasarkan hasil diskusi dan pertimbangan anggota rapat, ditetapkan tujuh nominator yang akan melanjutkan kompetisi ke tingkat Jawa Timur, yaitu:

1. PCM Sukodadi.

2. PRM Gempolpading, Pucuk.

3. PRM Patihan, Babat.

4. PRM Payaman, Solokuro.

5. Masjid Baiturrahim Bulubrangsi, Laren.

6. Masjid Taqwa Babat.

7. Masjid Darussalam Sukodadi.

 LPCRPM Lamongan Lakukan Pembinaan

Untuk mempersiapkan para nominator menghadapi seleksi tingkat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang direncanakan berlangsung pada 25 Oktober 2026 di Pasuruan, LPCRPM PDM Lamongan bergerak cepat dengan mengundang seluruh nominator dalam pertemuan pembinaan.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Kantor PDM Lamongan pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini difokuskan pada penyempurnaan materi penilaian agar setiap nominator lebih siap menghadapi tahapan seleksi berikutnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sekretaris LPCRPM PDM Lamongan, Tholin, S.E., menjelaskan bahwa pembinaan tersebut bertujuan membantu peserta memperbaiki berbagai komponen penilaian, mulai dari pengisian aplikasi Sicara, Notulemu, dan Simasmuh hingga penyempurnaan berkas presentasi dan video dokumentasi sebelum dikirimkan kepada LPCRPM PWM Jawa Timur.

Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa rata-rata pengisian aplikasi oleh peserta baru mencapai sekitar 90 persen. Karena itu, masih diperlukan penyempurnaan, termasuk melengkapi bukti-bukti pendukung yang relevan.

“Pengisian aplikasi perlu disempurnakan, termasuk bukti-bukti pendukungnya. Materi presentasi PPT juga harus diperbaiki, terutama dalam penyajian data dan penambahan bukti kegiatan unggulan yang telah dilaksanakan,” jelasnya.

Perkuat Video dengan Kegiatan Unggulan

Tholin juga menyoroti materi video profil dan kegiatan peserta yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, beberapa video lebih banyak menampilkan rencana program daripada kegiatan unggulan yang benar-benar telah dilaksanakan.

Padahal, masing-masing cabang, ranting, dan masjid memiliki beragam kegiatan unggulan yang dapat menjadi nilai tambah dalam proses penilaian CRM Award VII.

Oleh karena itu, ia mendorong para nominator untuk memperbanyak dokumentasi kegiatan nyata, menampilkan bukti keberhasilan program, serta menyusun video yang mampu menggambarkan perkembangan dan kontribusi organisasi secara konkret.

Ia mengingatkan bahwa materi yang ditampilkan dalam video dan presentasi akan menjadi bagian penting dari penilaian dewan juri. Terlebih, apabila juri tidak memiliki akses terhadap seluruh informasi yang tersimpan dalam sistem CRM, maka video dan presentasi menjadi sarana utama untuk menunjukkan capaian masing-masing peserta.

“Juri akan menilai apa yang mereka lihat dalam video dan saat peserta melakukan presentasi. Karena itu, materi yang ditampilkan harus benar-benar menggambarkan kegiatan unggulan yang sudah dilaksanakan, bukan hanya rencana program,” pesannya.

Selain memperbaiki materi penilaian, Tholin menyarankan para nominator untuk mengoptimalkan publikasi melalui media massa. Kegiatan unggulan perlu diberitakan secara rutin agar semakin dikenal masyarakat luas sekaligus menjadi dokumentasi publik atas kiprah cabang, ranting, dan masjid.

Publikasi tersebut juga dapat membantu memperluas akses informasi bagi berbagai pihak yang berkepentingan, termasuk pimpinan organisasi dan pihak yang terlibat dalam proses penilaian.

Sebelum mengikuti seleksi tingkat Jawa Timur, para nominator dari Lamongan masih akan menjalani tahapan latihan presentasi. Kegiatan ini dirancang untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan setiap peserta, sekaligus menjadi bahan evaluasi bersama. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 10/10/2026 21:18
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu