Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Bangkalan menggelar Pelantikan Raya Periode 2026–2027 di Pendopo Pratanu Bangkalan, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bangkalan, jajaran Polres Bangkalan, organisasi otonom Muhammadiyah, serta organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus Bangkalan.
Pelantikan Raya mengusung tema “Merajut Ikatan, Meneguhkan Poros Pengkaderan Bangkalan, Kalaban Andhap Asor, Teghes Tengka Parangèna”. Prosesi pelantikan diikuti enam komisariat IMM di Kabupaten Bangkalan. Muhammad Azmi Robbani Jakfar resmi dilantik sebagai Ketua PC IMM Bangkalan Periode 2026–2027.
Ketua PC IMM Bangkalan, Muhammad Azmi Robbani Jakfar, menyampaikan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan. Momentum ini menjadi kesempatan untuk membangun dan mengembangkan IMM Bangkalan. Ia juga mengajak seluruh elemen organisasi mahasiswa untuk bersinergi mengawal berbagai persoalan daerah.
Azmi menyoroti isu keamanan di Bangkalan, khususnya pemberitaan mengenai aksi begal. Menurutnya, isu negatif tersebut dapat memengaruhi pandangan masyarakat terhadap Bangkalan. Kondisi ini juga perlu menjadi perhatian karena banyak mahasiswa dari luar Madura yang menempuh pendidikan di Bangkalan.
“Ramai isu bahwa Bangkalan ini rawan begal. Entah mengapa, isu tentang Bangkalan banyak yang negatif. Kalau bisa, teman-teman Cipayung mengonkretkan persoalan ini, bukan hanya berfokus pada pemira. Jangan sampai mahasiswa dari luar Madura merasa tidak aman untuk merantau dan kuliah di Bangkalan,” ungkap Azmi.
Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu memberikan kontribusi positif bagi organisasi dan daerah. Menurutnya, tantangan ke depan semakin besar sehingga diperlukan kerja sama dan tindakan nyata.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong kemajuan Bangkalan. Keterlibatan mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan diperlukan untuk menghadirkan gagasan serta kontribusi bagi masyarakat. Ia juga mencontohkan program pengembangan ekonomi desa yang telah difasilitasi pemerintah daerah dengan melibatkan mahasiswa. Namun, program tersebut masih membutuhkan tindak lanjut agar dapat berjalan.
“Seiring berkembangnya zaman, yang paling penting adalah aksi. Saya mengembangkan perekonomian di desa dan melibatkan mahasiswa terpilih untuk mengembangkan program tersebut. Fasilitasnya sudah dibangun, tinggal bagaimana menjalankannya,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya budaya literasi di Kabupaten Bangkalan. Ia menyampaikan bahwa keberadaan banyak perguruan tinggi belum diimbangi dengan ketersediaan fasilitas literasi yang memadai. Salah satu hal yang disorot ialah belum adanya toko buku di Bangkalan. Ia berharap mahasiswa dapat mengisi ruang-ruang yang masih membutuhkan perhatian melalui gagasan dan tindakan nyata.
Pengabdian Masyarakat
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bangkalan, Dr. Aris Tanto Prambudi, M.Kes., C.Ht., turut menekankan pentingnya pengabdian mahasiswa. Ia mengajak IMM untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membentuk desa binaan. Program tersebut dapat mencakup bidang politik, literasi, kesehatan, dan bidang lainnya.
“Mahasiswa itu erat kaitannya dengan pengabdian. Maka, ayo berkolaborasi membentuk desa binaan. Kita fasilitasi yang kritis politik, literasi, kesehatan, dan lain-lain,” tuturnya.
Ketua DPD IMM Jawa Timur dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia menegaskan bahwa IMM tidak hanya berperan sebagai mitra kritis pemerintah, tetapi juga harus mampu menjadi mitra strategis yang menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi daerah.
Pelantikan Raya ini menjadi momentum bagi PC IMM Bangkalan Periode 2026–2027 untuk memperkuat pengkaderan dan meningkatkan kontribusi organisasi. Sinergi dengan pemerintah daerah, Muhammadiyah, dan organisasi kemahasiswaan diharapkan dapat mendorong penyelesaian persoalan serta pengembangan potensi Kabupaten Bangkalan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments