Dua pengurus Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR-IPM) SMK Muhammadiyah Tulangan (SMK Milan), Belva Haura dan Cinta Amierel, mengikuti Pelatihan Kader Taruna Melati II (PKTM II) yang diselenggarakan Pimpinan Daerah IPM (PD-IPM) Sidoarjo pada Sabtu-Ahad (10–11/10/2026) di SMK Pemuda Krian, Sidoarjo.
Belva menjabat Ketua Umum PR-IPM SMK Milan, sedangkan Cinta merupakan Sekretaris Umum. Keduanya mengikuti kegiatan tersebut dengan mewakili Pimpinan Cabang IPM (PC-IPM) Tulangan.
Keikutsertaan mereka menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman tentang kepemimpinan, serta melatih kemampuan berdiskusi dalam forum pengkaderan. Bagi Cinta, pengalaman ini juga menjadi ruang belajar untuk mengatasi kegugupan ketika harus menyampaikan pendapat di hadapan peserta lain.
Ia mengaku sempat merasa takut saat mengikuti dinamika diskusi yang diwarnai pertanyaan kritis, sanggahan, dan tambahan gagasan dari peserta lain.
“Jujur, saya sempat takut banget ketika harus berbicara banyak dalam forum diskusi. Apalagi, teman-teman aktif bertanya, menyanggah, dan menambahkan masukan materi. Saya merasa kosakata saya belum seluas mereka,” ungkapnya.
Meski sempat gugup, Cinta justru mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Ia bersama Belva mempelajari berbagai hal baru, termasuk pembahasan politik dan cara menyelesaikan persoalan dalam organisasi.
“Secara keseluruhan, seru banget. Saya dan Belva belajar banyak hal baru dari PKTM II ini. Pembahasannya juga lebih luas, mulai dari politik hingga bagaimana menyelesaikan problematika dalam organisasi. Awalnya saya takut untuk ikut PKTM lagi, tetapi sekarang rasa takut itu mulai hilang,” tuturnya.
Pengalaman tersebut membuat Cinta melihat forum pengkaderan bukan hanya sebagai tempat memperoleh materi, tetapi juga sebagai ruang untuk melatih keberanian berbicara, mengemukakan gagasan, dan menghadapi perbedaan pandangan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Milan, Ustadz Fajar Krisna, turut menyampaikan kebanggaannya atas keikutsertaan Belva dan Cinta dalam PKTM II. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi keduanya untuk mengembangkan kapasitas diri dan berkontribusi bagi organisasi maupun lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, kami turut bangga atas kesempatan yang diperoleh Belva dan Cinta untuk mengikuti Taruna Melati II. Semoga kegiatan ini menjadi sarana penguatan kader terbaik SMK Milan, sehingga mereka semakin matang dalam berpikir, berani menyampaikan gagasan, mampu bekerja sama, dan siap mengemban amanah organisasi,” harapnya.
Keikutsertaan Belva dan Cinta dalam PKTM II diharapkan menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi dan menerapkan pengalaman yang diperoleh di PR-IPM SMK Milan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments