
PWMU.CO – Setelah sukses menaklukkan jalur pendakian Gunung Kelud pada Jumat (4/7/2025) lalu, tiga siswa dari Sekolah Pesantren Entrepreneur Al-Ma’un Muhammadiyah (SPEAM) Pasuruan kembali melanjutkan petualangan mereka. Kali ini, mereka menjajal tantangan baru yakni survival di pesisir pantai selatan Kota Blitar, yang terkenal dengan medan terjal dan penuh tantangan, Minggu (6/7/2025).
Petualangan dimulai sejak Sabtu (5/7/2025) sore ketika mereka bertolak dari Basecamp BikersMu Chapter Kota Blitar. Dengan didampingi langsung oleh Ketua BikersMu Kota Blitar, ketiga siswa yakni Bryand, Kamil, dan Oziel, memacu kendaraan mereka menembus gerimis dan kabut tipis yang menyelimuti kawasan kota. Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam menuju garis pantai selatan, melintasi jalanan desa yang menanjak, menurun tajam, dan berliku-liku.
Tak hanya itu, sepanjang perjalanan mereka harus berbagi jalan dengan armada pengangkut tebu yang hilir mudik dari perkebunan di lereng perbukitan kawasan Blitar selatan. Namun, semangat petualangan mereka tak sedikitpun surut.
Ketua BikersMu, dengan sabar, memberikan arahan teknis saat melintasi tikungan tajam dan tanjakan ekstrem.
“Ini luar biasa, kami baru saja turun gunung beberapa jam lalu dan sekarang harus menaklukkan jalur ekstrem menuju pantai. Tapi kami tidak menyerah,” kata Bryand, yang juga dikenal sebagai sahabat satwa dan pecinta alam.
Bagi Bryand, kegiatan ini bukan hanya pelarian dari kebosanan liburan, tapi juga ajang untuk memperkuat mental, menjalin persahabatan, serta melatih kemampuan survival.
Sementara itu, Kamil, mengaku bahwa liburan kali ini berbeda dengan liburan-liburan sebelumnya.
“Selama ini kami sibuk dengan aktivitas sekolah dan pesantren. Liburan ini benar-benar beda. Kami belajar menyatu dengan alam, saling peduli, dan belajar memimpin diri sendiri,” jelasnya.
Oziel, siswa asal Sidoarjo yang mengikuti eksplorasi ini, mengaku senang bisa melihat keindahan alam selatan Blitar karena dia hidup di perkotaan yang penuh dengan lalu lalang kendaraan.
“Blitar punya pantai yang eksotis dan alam yang mempesona. Saya belajar banyak dari petualangan selama liburan di Blitar ini,” ucapnya.
Setibanya di pantai, mereka mendirikan tenda, memasak dengan peralatan camping, dan menghabiskan malam dengan menikmati gemuruh ombak, cahaya bulan yang menggantung di cakrawala, serta sorot lampu para nelayan di tengah samudra.
Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa pendidikan karakter bisa dilakukan di mana saja, bahkan dalam peluh dan lelah menjelajahi alam bebas. SPEAM, HW, dan BikersMu membuktikan bahwa generasi tangguh tidak hanya lahir di ruang kelas, tetapi juga di hutan, gunung, dan pantai.
Petualangan ini tak sekadar liburan, tapi langkah kecil membentuk jiwa besar yang kelak siap menaklukkan dunia. (*)
Penulis Alexs Mac Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments