Rayap itu unik dan menarik. Tak tampak di permukaan, tapi kerjanya jelas terlihat.
Tiba-tiba kayu pintu dan langit-langit di rumah keropos dimakannya. Rayap bisa saja membuat rumah manusia dari kayu menjadi ambruk tak berdaya.
Tentu bukan hanya kayu rumah, namun kayu-kayu yang sudah kering lainnya. Kayu kering di pohon-pohon pun menjadi mangsa dan pangan nya.
Bahkan jasad manusia yang sudah dikubur pun tidak lepas jadi obyek konsumsinya. Kecuali jasad Fir’aun, Kemal Attaturk yang diawetkan. Pun jasad orang-orang tertentu yang jasadnya tetap utuh di dalam kubur.
Jasad yang dimakan rayap karena manusia diciptakan dari tanah. Rayap yang juga berasal dan hidup di tanah akan memanfaatkannya apa saja yang kembali ke asalnya.
Keistimewaan Rayap
Dalam Al Qur’an hewan rayap masuk dalam kelompok serangga. Hewan ini benar-benar oleh Allah Azza Wa Jalla diberikan keistimewaan yang tak diduga. Diantaranya sebagai berikut:
Pertama, tunjukkan kematian Nabi Sulaiman.
Kematian Nabi Sulaiman alaihi sallam tidak ada manusia yang tahu sama sekali, termasuk kaum jin yang menjadi pengikut dan menjaganya.
Justru rayaplah yang telah berperan membuka tabir kematiannya. Rayap yang menunjukkan pada mereka semua.Hal ini disebutkan dalam firman Allah Azza Wa Jalla sebagai berikut:
“Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya…”. (QS. Saba’:14).
Kedua, menstop boikot kafir Quraisy Mekkah
Keistimewaan lainnya disebutkan dalam sirah Nabawiyah bahwa rayap yang diutus oleh Allah Azza Wa Jalla untuk menolong kaum muslimin yang diboikot oleh orang kafir Quraisy di Mekkah cukup lama, kira-kira 3 (tiga) tahun lamanya.
Rayap itu memakan “surat boikot” yang telah dipasang di dinding Ka’bah. Isi surat itu habis dimakan rayap, kecuali kalimat Allah Azza Wa Jalla yang tersisa.
Sebab itu perintah boikot kaum muslimin distop dan berakhir dengan sendirinya.
Hal ini disebutkan pula dalam sirah Nabawiyah berikut:
“Ada sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa Allah memberitahukan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkenaan dengan papan pemboikotan itu, bahwa Allah telah mengirimkan rayap untuk memakan semua isi perjanjian yang mengandung kezaliman dan pemutusan hubungan.
Hal itu diberitahukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada pamannya, lalu ia beritahukan kepada kafir Quraisy. Ketika mereka mengetahui kenyataannya seperti yang dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka mereka bertambah kufur.
Setelah aksi tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama keluarganya yang ikut di pengungsian itu bebas pada tahun sepuluh kenabian, setelah berada di tempat tersebut selama tiga tahun. (Lihat Zaad Al-Ma’ad, 3:27)
Ketiga, rayap jadi laron bisa terbang
Biasanya setiap habis hujan turun ke bumi atau menjelangnya, apa lagi saat Maghrib dan awal malam tiba, keluar dan berterbangan laron- laron.
Serangga ini adalah rayap yang sudah bersayap terbang menuju sinar lampu di rumah -rumah dan jalanan.
Perubahan bentuk rayap dan berterbangan jauh dan setinggi-tingginya setelah menjadi laron, menunjukkan adanya perubahan hidup rayap di bumi.






0 Tanggapan
Empty Comments