Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan (ITBADLA) mencatat capaian signifikan di bidang publikasi ilmiah. Dua jurnal yang dikelola kampus ini resmi meraih akreditasi nasional dan masuk dalam Science and Technology Index.
Pengakuan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 156/C/C3/KPT/2026 tertanggal 7 April 2026.
Sejalan dengan capaian tersebut, Rektor ITBADLA, Dr. Darianto, S.E., M.M., menegaskan akreditasi ini menjadi indikator konkret peningkatan kualitas riset dan tata kelola akademik.
Ia menilai proses akreditasi berjalan ketat karena mencakup evaluasi substansi artikel, sistem peer review, konsistensi penerbitan, serta manajemen editorial berbasis standar nasional.
“Ini hasil kerja terstruktur dan terukur. Kami fokus pada kualitas naskah, penguatan tim editor, serta disiplin dalam jadwal terbit,” ujarnya.
Lebih lanjut, hasil akreditasi menunjukkan capaian spesifik pada masing-masing jurnal. Jurnal ABADI yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat berhasil meraih peringkat SINTA 3.
Jurnal ini dinilai unggul dalam konsistensi publikasi dan relevansi tema yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Jurnal MELATI yang mengangkat kajian komunikasi dan ilmu ekonomi memperoleh peringkat SINTA 4 dengan penguatan pada aspek kajian ilmiah dan kontribusi akademik.
Dengan capaian tersebut, posisi ITBADLA dalam peta publikasi ilmiah nasional semakin menguat. Status jurnal terakreditasi meningkatkan kepercayaan penulis eksternal, membuka peluang kolaborasi lintas institusi, serta memperluas jaringan sitasi ilmiah.
Dampaknya tidak terbatas pada reputasi, tetapi juga berpengaruh pada daya saing kampus dalam memperoleh hibah penelitian dan pengembangan program akademik.
Selanjutnya, pihak kampus menempatkan penguatan budaya riset sebagai agenda utama. Rektor menekankan dosen perlu aktif menghasilkan publikasi berkualitas yang terindeks dan relevan dengan kebutuhan pembangunan.
“Publikasi ilmiah harus berdampak. Fokus kami pada riset yang aplikatif dan terukur kontribusinya,” katanya.
Untuk mendukung target tersebut, ITBADLA menyiapkan langkah lanjutan guna meningkatkan peringkat jurnal pada periode berikutnya.
Strategi yang dijalankan meliputi peningkatan kualitas reviewer, seleksi naskah yang lebih ketat, serta optimalisasi penggunaan platform digital dalam pengelolaan jurnal. Selain itu, kampus menargetkan peningkatan jumlah sitasi sebagai indikator pengaruh ilmiah.
Di sisi lain, penguatan tata kelola editorial terus dilakukan melalui standarisasi proses review dan peningkatan transparansi publikasi.
Langkah ini diarahkan untuk menjaga integritas akademik serta memastikan setiap artikel memenuhi kaidah ilmiah yang berlaku.
Sebagai pengembangan lanjutan, kampus mulai mengarahkan jurnal untuk masuk dalam indeksasi internasional.
Upaya ini mencakup peningkatan kualitas bahasa, kolaborasi dengan penulis dari luar negeri, serta penyelarasan topik dengan isu global.
Pada akhirnya, capaian akreditasi ini menjadi pijakan awal bagi ITBADLA untuk memperluas kontribusi di bidang ilmu pengetahuan.
Dengan penguatan publikasi ilmiah, kampus menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kredibel, dan berdaya saing di tingkat nasional hingga internasional.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments