Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Jejak Sunyi Prof. Biyanto Menyatukan Ilmu, Dakwah, dan Negara

Iklan Landscape Smamda
Jejak Sunyi Prof. Biyanto Menyatukan Ilmu, Dakwah, dan Negara
Prof. Dr. Biyanto M.Ag, Sekretaris PWM Jatim sekaligus Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan antar lembaga Kemendikdas RI (Zulkifli/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana di Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pagi itu terasa khidmat. Di antara para pejabat yang dilantik, sosok Biyanto tampak tenang, tanpa gestur berlebihan. Namun dari raut wajahnya, terpancar kesadaran bahwa amanah besar sedang dimulai.

Pada 7 Januari 2025, ia resmi dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga. Bagi sebagian orang, jabatan ini adalah puncak karier. Namun bagi Biyanto, ini hanyalah kelanjutan dari perjalanan panjang yang dimulai dari desa sederhana di Lamongan.

“Ini bukan tentang jabatan, tetapi tentang tanggung jawab untuk memastikan pendidikan kita lebih baik,” ujarnya.

Lahir di Lamongan, 10 Oktober 1972, Biyanto tumbuh dalam lingkungan sederhana. Masa kecilnya diwarnai kehidupan desa yang bersahaja—antara sekolah, membantu keluarga, dan mengaji.

Ia menempuh pendidikan di MI Hidayatul Ummah, SDN Gampang Sejati, SMPN Laren, hingga SMAN Paciran. Namun yang paling membentuk karakternya adalah dunia pesantren.

Di Pesantren Al-Fatah Siman dan Pondok Modern Muhammadiyah Paciran, ia belajar disiplin, kesederhanaan, dan ketahanan hidup.

“Di pesantren, saya belajar bahwa ilmu itu harus diperjuangkan. Tidak ada yang instan,” kenangnya.

Tahun 1991 menjadi titik balik saat ia merantau ke Surabaya dan menempuh pendidikan di UIN Sunan Ampel Surabaya (saat itu IAIN).

Sebagai mahasiswa perantau, ia menghadapi keterbatasan ekonomi. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkahnya. Ia aktif di organisasi dan dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

“Ilmu tidak boleh berhenti di kelas. Ia harus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menyelesaikan S1 pada 1995, melanjutkan S2 di IAIN Sumatera Utara (1998), dan meraih gelar doktor pada 2008 dengan predikat cumlaude di bidang Aqidah Filsafat.

Sejak 1996, Biyanto mengabdikan diri sebagai dosen di almamaternya. Baginya, mengajar adalah panggilan hidup.

Ia dikenal sebagai pengajar yang mendorong mahasiswa berpikir kritis, terutama dalam kajian filsafat Islam, pluralisme, dan peradaban.

Karier akademiknya mencapai puncak saat meraih gelar Guru Besar Filsafat pada 2019. Selain di UIN Sunan Ampel, ia juga mengajar di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Di sisi lain, ia aktif menulis buku dan artikel sebagai bagian dari dakwah intelektual.

“Menulis adalah cara saya berdialog dengan zaman,” ujarnya.

Sebagai kader Muhammadiyah, Biyanto tumbuh dari bawah hingga dipercaya memegang posisi strategis di tingkat wilayah Jawa Timur.

Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris hingga Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur, terlibat langsung dalam pengembangan pendidikan Muhammadiyah.

“Di Muhammadiyah, saya belajar bahwa ilmu harus memberi manfaat nyata bagi umat,” katanya.

Pengangkatannya sebagai Staf Ahli Kemendikdasmen merupakan buah dari rekam jejak panjangnya di dunia pendidikan dan organisasi.

Ia kini mengemban tugas strategis dalam mengawal regulasi serta memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan.

“Saya ingin memastikan kebijakan pendidikan tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Di balik gelar akademik dan jabatan tinggi, Biyanto tetap dikenal sebagai sosok sederhana dan rendah hati.

Perjalanan hidupnya menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak selalu lahir dari lompatan besar, tetapi dari langkah kecil yang konsisten.

“Yang penting bukan seberapa cepat kita sampai, tetapi seberapa istiqamah kita berjalan,” tutupnya.

Kisah Prof. Biyanto menjadi cermin bahwa kader Muhammadiyah mampu hadir di level strategis bangsa tanpa kehilangan nilai. Ia memadukan intelektualitas, spiritualitas, dan komitmen kebangsaan dalam satu perjalanan.

Revisi Oleh:
  • Satria - 17/04/2026 23:48
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡