Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Masjid dan Anak Muda: Kolaborasi Kreatif Membangun Syiar Digital

Iklan Landscape Smamda
Masjid dan Anak Muda: Kolaborasi Kreatif Membangun Syiar Digital
Penyampaian Materi oleh Bayu Firdaus. (Gurit Ramadhani/PWMU.CO)
pwmu.co -

Masjid tidak lagi sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kreativitas dan peran anak muda dalam dakwah kekinian. Di tengah arus digital yang semakin pesat, penting bagi masjid untuk melibatkan generasi muda agar tetap relevan dan dekat dengan masyarakat.

Inilah semangat yang dihidupkan oleh para pemuda Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, yang menamakan dirinya Arroyyan Youth Squad (AYS).

Sebagai bagian dari program kerja “The Saturnight”, kegiatan rutin yang diadakan pada malam Ahad, dan berfokus pada pembinaan generasi muda, AYS menggelar acara sharing session bertajuk “Kelas Media Kemasjidan” dengan tema menarik: “VIRALIN! Rahasia Bikin Konten Meledak di Dunia Maya.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (25/10/2025), bertempat di Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, Sidoarjo. Acara ini menjadi bagian dari The Saturnight edisi ke-4, yang berangkat dari pengalaman nyata pengelolaan media sosial Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran yang baru berjalan selama empat bulan.

Meski terbilang baru, akun TikTok masjid tersebut kini telah memiliki lebih dari 16.700 pengikut dan 722.500 tanda suka pada berbagai kontennya. Beberapa di antaranya bahkan sempat masuk For Your Page (FYP) dan ramai diperbincangkan masyarakat.

Melihat antusiasme dan dampak positif tersebut, tim media masjid berinisiatif untuk mengadakan kegiatan berbagi ilmu ini. Tujuannya sederhana namun bermakna — agar semakin banyak masjid yang melek digital dan mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui media sosial.

Ketua Takmir Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, Ridwan Manan, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa media sosial dapat menjadi sarana syiar yang efektif bila digunakan dengan bijak.

“Media sosial bisa digunakan sebagai sarana syiar kebaikan apabila digunakan dengan bertanggung jawab. Pengelolaan masjid saat ini tidak bisa lagi hanya dengan cara-cara lampau, melainkan harus menyesuaikan perkembangan zaman, termasuk melalui penyajian konten digital,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Sekretaris PCM Buduran.

Dalam kegiatan tersebut, hadir dua pemateri muda inspiratif yaitu Kepala Departemen Humas dan Media Informasi Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, Syahensyah Raiq, dan Key Opinion Leader masjid yang dikenal aktif di dunia digital, Bayu Firdaus.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Raiq menekankan pentingnya pemahaman dasar dalam pengambilan video sebagai fondasi pembuatan konten berkualitas.

“Konten yang bagus seharusnya didukung dengan cara pengambilan materi yang bagus,” tuturnya dalam pemaparan materi.

Sementara Bayu membagikan formula agar konten masjid dapat viral sekaligus berdampak. “Masjid membutuhkan branding strategi, agar setiap konten yang dibuat bukan hanya viral, tetapi juga menyentuh hati dan menginspirasi. Dari masjid untuk semua,” ujarnya penuh semangat.

Kegiatan yang diikuti oleh belasan anak muda dari berbagai kalangan ini berlangsung hangat sejak pukul 20.00 hingga 21.30 WIB, dan ditutup dengan sesi santai “nge-grill bareng” yang mempererat kebersamaan antar peserta.

Melalui kegiatan seperti ini, Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran membuktikan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, melainkan ruang kolaborasi dan pemberdayaan anak muda.

Karena pada akhirnya, masa depan masjid ada di tangan mereka — generasi muda yang kreatif, berilmu, dan berjiwa dakwah. Saatnya masjid membuka diri, memberi ruang, dan berjalan bersama anak muda menuju syiar yang lebih luas dan bermakna.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡