Dalam rangkaian Konsolidasi Organisasi dan Refleksi Momentum Idul Fitri 1447 H, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Surabaya melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) mewisuda 24 peserta Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA) Angkatan ke-7. Kegiatan ini digelar pada Ahad (12/4/2026) di Aula Gedung SMAMDA Tower, Jalan Pucang Adi No. 128 Surabaya.
Kepala Sekolah Wirausaha Aisyiyah MEK PDA Surabaya, Retno Sri Rahajuningsih, SE, S.Pd., menjelaskan bahwa program SWA merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi yang digagas oleh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan.
“Program ini dirancang untuk membekali kaum perempuan, khususnya pelaku UMKM, dengan keterampilan bisnis yang konkret dan terukur. Prinsip utamanya adalah pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis nilai-nilai Islam, terutama nilai ke-Aisyiyahan dan ke-Muhammadiyahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebanyak 24 wisudawati yang telah lulus diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Para lulusan juga akan difasilitasi dalam wadah KUKA (Bina Usaha Keluarga ‘Aisyiyah) untuk mendukung proses pengembangan usaha mereka.
Sementara itu, Ketua MEK PDA Surabaya, Any Farida, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya wisuda SWA Angkatan ke-7.
“Alhamdulillah, hari ini para peserta SWA telah diwisuda. Model pembelajaran yang digunakan bersifat nonformal, berupa pelatihan intensif (workshop) yang dilakukan secara berkala. Kurikulumnya disusun secara praktis agar mudah dipahami oleh ibu rumah tangga maupun pelaku usaha kecil,” jelasnya.
Menurutnya, SWA berfokus pada penguatan kemandirian ekonomi perempuan dengan mendorong perubahan pola pikir dari sekadar berdagang untuk bertahan hidup menjadi wirausaha yang profesional.
“Peserta dibekali kemampuan mengenali potensi pasar, meningkatkan kualitas produksi, serta mengelola keuangan keluarga dan bisnis secara terpisah,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Ketua PDA Surabaya, Joane Hendrawati, SH, MBA, yang juga Koordinator Bidang MEK. Ia menyampaikan rasa bangga atas kesuksesan program tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kesolidan dan semangat MEK PDA Surabaya dalam menyukseskan program ini. Hingga saat ini, SWA telah meluluskan 179 peserta dari Angkatan 1 hingga 7,” ungkapnya.
Ia berharap program ini terus berlanjut dan semakin berkembang. Bahkan, lanjutnya, SWA juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah maupun lembaga keuangan untuk memberikan akses permodalan bagi lulusan yang memiliki rencana bisnis potensial.
Salah satu keunggulan SWA adalah integrasi aspek spiritualitas dalam pembelajaran. Selain ilmu manajemen bisnis, peserta juga dibekali etika bisnis Islam. Pasca pelatihan, para alumni tetap terhubung dalam jejaring komunikasi yang berfungsi sebagai sarana kolaborasi dalam pemasaran maupun pengadaan bahan baku.
“Selamat kepada para wisudawati SWA Angkatan ke-7. Semoga ilmu yang diperoleh membawa manfaat dan menjadi bekal dalam mengembangkan usaha,” tutup Joane. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments