Waktu terus berjalan, teknologi terus berkembang, namun komitmen pelayanan tidak pernah surut. Di Kabupaten Banyuwangi, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi meneguhkan hal itu melalui peringatan Milad ke-56 pada 10 April 2026, sebuah momentum yang bukan sekadar seremoni, melainkan penanda langkah maju melalui berbagai kegiatan mutakhir yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Mengusung tema “Semangat dalam Ikhtiar, Harmony dalam Sinergi, Profesional saat Melayani”, peringatan tahun ini terasa lebih hidup. Tidak hanya mengenang perjalanan panjang sejak berdiri pada 1970, tetapi juga menegaskan transformasi layanan kesehatan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan zaman.
Direktur RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, dr. Fuadi Shiham, menegaskan, milad ke-56 menjadi titik tekan untuk mempercepat inovasi layanan. Salah satu langkah mutakhir yang tengah dilakukan adalah pembangunan gedung rawat jalan terpadu.
“Gedung ini akan mengintegrasikan layanan laboratorium, radiologi, dan poliklinik dalam satu kawasan. Tujuannya jelas: mempercepat alur pelayanan, mempermudah akses pasien, serta meningkatkan efisiensi sistem kerja rumah sakit,” katanya, Selasa (14/4/2026).
Selain itu, imbuh Fuadi, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi juga tengah berproses menuju implementasi penuh rekam medis elektronik yang terintegrasi dengan sistem nasional Satu Sehat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjawab tuntutan regulasi Kementerian Kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan berbasis digital.
“Perjalanan ini tidak boleh berhenti. Kita harus terus berikhtiar meningkatkan kapasitas, memenuhi standar kompetensi rumah sakit, dan memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Fuadi dengan optimisme.
Dia juga menekankan bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa yang menuntut keikhlasan, profesionalisme, dan empati.
Berbeda dari peringatan milad yang bersifat simbolik, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi menghadirkan berbagai kegiatan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Melalui program PKU Mobile Clinic Promotion, rumah sakit memberikan penyuluhan dan konsultasi kesehatan gratis di berbagai titik. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan edukasi dan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya,” papar Fuadi.
Aksi sosial lainnya adalah kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Banyuwangi, yang berhasil mengumpulkan partisipasi dari karyawan, relawan, hingga masyarakat umum.
Tak hanya menyasar masyarakat umum, edukasi kesehatan juga menyentuh kalangan pelajar. Di SMK Muhammadiyah 6 dan SMP Muhammadiyah Rogojampi, tim medis memberikan materi penting seperti gizi remaja, kesehatan reproduksi, hingga pencegahan narkoba—sebuah investasi pengetahuan bagi generasi masa depan.
Menjawab era digital, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi juga menggelar berbagai kegiatan berbasis media sosial. Mulai dari challenge video “Terima Kasih PKU”, lomba foto Instagram “Senyum Sehat di PKU Rogojampi”, hingga konten testimoni pasien inspiratif yang mengangkat kisah kesembuhan penuh haru.
Tak ketinggalan, talkshow kesehatan santai bersama dokter yang disiarkan langsung melalui YouTube dan Instagram menjadi ruang edukasi interaktif bagi masyarakat luas.
“Program Live Health Talk dengan tema “Karyawan Inspiratif” juga menghadirkan cerita-cerita humanis dari para tenaga kesehatan dalam melayani pasien,” kata Fuadi.
Di sisi internal, rumah sakit menggelar lomba Lean Management untuk mendorong efisiensi dan inovasi di setiap unit kerja. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, efektif, dan berorientasi pada mutu layanan.
“Selain itu, ada penghargaan bagi karyawan teladan. Baik tenaga kesehatan maupun non-kesehatan. Ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja terbaik,” ujar Fuadi.
Program Patient Loyalty juga menjadi inovasi menarik, di mana pasien dengan kunjungan terbanyak selama satu tahun diberikan penghargaan khusus. Langkah ini memperkuat hubungan emosional antara rumah sakit dan pasien sebagai mitra dalam proses penyembuhan.
“Sebagai rumah sakit berbasis nilai-nilai Muhammadiyah, aspek spiritual juga menjadi bagian penting dalam rangkaian milad. Pengajian karyawan dengan menghadirkan tokoh Muhammadiyah menjadi penguat ruh pengabdian dan nilai keikhlasan dalam bekerja,” tandas Fuadi.
Milad ke-56 ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai mitra—mulai dari penyedia farmasi, alat kesehatan, hingga stakeholder di bidang kesehatan. Hal ini menegaskan posisi RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi sebagai bagian penting dalam ekosistem layanan kesehatan di Banyuwangi dan sekitarnya.
Di usia yang semakin matang, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi tidak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga menunjukkan arah masa depan yang jelas: menjadi rumah sakit yang inovatif, terintegrasi, dan tetap berpegang pada nilai kemanusiaan.
Dengan semangat ikhtiar, harmoni dalam sinergi, dan profesionalisme dalam melayani, rumah sakit ini terus meneguhkan satu komitmen: tidak hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga merawat harapan dan menguatkan kehidupan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments