Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ajarkan Kesederhanaan Melalui Petualangan Urban, 429 Siswa SD Musix Jelajahi Kota dengan Angkot

Iklan Landscape Smamda
Ajarkan Kesederhanaan Melalui Petualangan Urban, 429 Siswa SD Musix Jelajahi Kota dengan Angkot
Pemberangkatan 429 siswa SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya dalam Kegiatan Tengah Semester (KTS) dengan armada angkot (Foto: Anisa Herawati/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya kembali menggelar Kegiatan Tengah Semester (KTS) 2 dengan konsep yang unik dan edukatif. Sebanyak 429 siswa diberangkatkan menuju destinasi edukasi dengan alat transportasi tak biasa. Yaitu menggunakan armada, yang sebagian besar angkutan kota (Lyn), Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB ini membagi sasaran edukasi berdasarkan jenjang kelas. Siswa kelas 1-3 berfokus pada pengenalan lingkungan alam di Taman Harmoni. Sementara kelas 4-6 mengeksplorasi wawasan kebangsaan dan sains di Museum AAL serta Planetarium.

Kepala sekolah, Munahar MPd, menyampaikan bahwa pemilihan armada berupa 16 angkot, didampingi 4 mobil, dan 3 bus ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran kontekstual yang matang.

“Kami ingin menyatukan elemen petualangan urban dengan target kurikulum. Menggunakan angkot bukan sekadar transportasi, tapi media edukasi karakter agar siswa mengenal dinamika kota Surabaya secara langsung,” ujar Ustadz Munahar di sela-sela keberangkatan siswa.

Menurutnya, penggunaan Lyn atau angkot memiliki tujuan strategis. Yaitu melatih budaya antre, etika berkomunikasi dengan sopir, hingga menanamkan nilai empati serta rasa syukur dalam kesederhanaan. Selain itu, langkah ini menjadi bentuk nyata sekolah dalam memberdayakan ekonomi lokal para sopir angkot yang kini berjuang di tengah gempuran transportasi daring.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia KTS 2, Sapto Gunawan, S.Pd., menjelaskan bahwa penggunaan angkot justru memudahkan aksesibilitas menuju lokasi.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Rute menuju Taman Harmoni maupun Museum AAL terkadang padat. Penggunaan Lyn membuat mobilisasi kelompok kecil lebih fleksibel dan lincah dibanding bus besar,” jelas Ustadz Sapto.

Ia juga menambahkan bahwa kapasitas angkot yang terbatas, yakni sekitar 10-12 siswa, justru menciptakan interaksi yang lebih hangat dan intensif (bonding) antara siswa dan guru pendamping. “Guru bisa melakukan kontrol lebih maksimal, dan anak-anak mendapatkan pengalaman realitas sosial yang berkesan,” tambahnya.

Melalui KTS 2 ini, SD Muhammadiyah 6 Gadung membuktikan bahwa pembelajaran berkualitas tidak harus selalu mewah. Namun harus mampu menyentuh aspek kognitif, afektif, dan sosial siswa secara seimbang.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 14/04/2026 11:39
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡