Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PPEM) dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Benjeng menginisiasi “Gerakan Wakaf Produktif” melalui penanaman 40 pohon nangka.
Lembaga ini terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membangun manfaat jangka panjang.
Berbagai elemen Muhammadiyah Benjeng melakukan aksi penanaman bibit pohon di area PPEM pada Senin (11/5/2026).
PPEM bersama Kantor Layanan LazisMu (KLL) Benjeng memprakarsai gerakan ini sebagai bukti nyata kepedulian lingkungan.
KLL Benjeng memberikan dukungan penuh melalui donasi bibit agar program penghijauan terlaksana dengan maksimal.
Sekretaris Majelis Lingkungan Hidup PDM Gresik, Mochammad Nor Qomari, hadir langsung memberikan dukungan terhadap aksi ini.
Penasehat Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, Ir. Dodik Priyambada, turut hadir menyemangati para peserta di lapangan.
Gerakan ini menerapkan konsep wakaf produktif yang menjadikan pohon sebagai aset pokok wakaf yang tidak boleh ditebang.
Masyarakat dapat terus memanfaatkan hasil buah nangka tersebut untuk berbagai kemaslahatan umat.
Penyelenggara mengharapkan gerakan ini menjadi amal jariyah yang mengalirkan manfaat sepanjang waktu.
Ketua PCM Benjeng, Fajar Noercahyo, menargetkan kawasan pesantren agar tampil lebih hijau, asri, dan produktif.
Ia menjelaskan bahwa pohon tidak hanya memberikan oksigen dan menjaga kesuburan tanah, tetapi juga menjadi investasi akhirat.
“Ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan dan kebermanfaatan. Buahnya nanti bisa dinikmati anak yatim, dhuafa, santri, maupun untuk kemakmuran pondok pesantren,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menanam harapan bagi masa depan anak yatim dan santri di pondok.
Para peserta menanam 40 bibit nangka di sejumlah titik lahan strategis milik PPEM.
Pihak pesantren merencanakan kawasan tersebut sebagai pusat edukasi lingkungan dan area pemberdayaan pangan mandiri.
Aksi hijau ini melibatkan sinergi berbagai organisasi otonom, mulai dari PCPM hingga Hizbul Wathan SMK Muhammadiyah 2 Benjeng.
Kebersamaan lintas elemen tersebut menjadi simbol nyata langkah kolektif Muhammadiyah dalam menjaga kelestarian bumi.***





0 Tanggapan
Empty Comments