Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bayu Firdaus Dorong Takmir Masjid Libatkan Anak Muda dan Adaptif terhadap Digitalisasi

Iklan Landscape Smamda
Bayu Firdaus Dorong Takmir Masjid Libatkan Anak Muda dan Adaptif terhadap Digitalisasi
Bayu Firdaus saat memaparkan materi dan diskusi kemasjidan di Masjid Pesantren KH Mas Mansyur, Sabtu (06/06/2026).(Hilmi Hidayatulloh/PWMU.CO).
pwmu.co -

Puluhan pengurus takmir masjid dari berbagai wilayah di Surabaya dan Sidoarjo mengikuti kegiatan diskusi bertajuk Strategi Konten Masjid Menjadi Sumber Infak.

Kegiatan ini terlaksana di Masjid Pesantren KH Mas Mansyur, Wiyung, Surabaya, pada Sabtu malam (06/06/2026).

Lebih lanjut, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 22.00 WIB tersebut menghadirkan Bayu Firdaus sebagai pemateri utama.

Bayu Firdaus dikenal sebagai marbot dari Masjid Ramah Musafir sekaligus pegiat Da’i Digital Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Bangun Mindset Baru Pengelolaan Masjid

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para pengurus takmir untuk bersama-sama membangun pola pikir baru dalam pengelolaan masjid agar lebih relevan dengan kebutuhan umat dan perkembangan zaman.

Tidak sekadar menjadi forum diskusi biasa, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi para pengurus masjid untuk memahami kembali fungsi masjid secara lebih luas.

Dalam pemaparannya, Bayu menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat ataupun pusat kegiatan seremonial keagamaan semata. Melainkan harus mampu menjadi pusat pelayanan umat sebagaimana dicontohkan pada masa Rasulullah SAW.

Ia menjelaskan bahwa banyak pengurus masjid saat ini masih memandang masjid sebatas tempat ibadah ritual, sehingga fungsi sosial, pendidikan, ekonomi, dan pembinaan umat belum berjalan secara maksimal.

Menurutnya, mindset inilah yang perlu diubah agar masjid dapat kembali menjadi pusat peradaban dan tempat yang dirindukan masyarakat.

“Masjid harus menjadi tempat yang membuat jamaah nyaman dan betah. Dakwah hari ini membutuhkan pendekatan yang lebih membumi, lebih ramah, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat” ujar Bayu dalam sesi diskusi.

Dalam materinya, Bayu Firdaus juga menyampaikan konsep Masjid Berkemajuan yang menjadi salah satu fokus gerakan dakwah Masjid Ramah Musafir.

Ia memaparkan bahwa masjid ideal harus memiliki beberapa karakter utama. Di antaranya melayani jamaah, bersikap ramah, adaptif terhadap perkembangan zaman, konsisten dalam program, serta mampu menghadirkan solusi atas problematika masyarakat sekitar.

Menurutnya, tantangan pengelolaan masjid saat ini tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu.

Perubahan gaya hidup masyarakat, perkembangan teknologi digital, hingga perubahan cara generasi muda berinteraksi menuntut pengurus masjid untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

Generasi Tua Takmir Masjid

Di samping itu, Bayu juga menyoroti kondisi takmir masjid yang saat ini masih banyak didominasi generasi tua.

Menurutnya, para pengurus senior harus siap menghadapi perubahan zaman dan mulai membuka diri terhadap pola pengelolaan masjid yang lebih modern, komunikatif, dan adaptif.

Ia menegaskan bahwa pengurus takmir perlu berani memberikan ruang kepada anak muda untuk terlibat aktif dalam pengelolaan masjid, termasuk dalam proses pengambilan kebijakan dan penyusunan program kegiatan.

SMPM 5 Pucang SBY

Keterlibatan generasi muda dinilai penting agar masjid mampu menghadirkan inovasi serta pendekatan dakwah yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Anak muda jangan hanya dijadikan pelaksana kegiatan, tetapi juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan ide, gagasan, dan ikut menentukan arah gerakan dakwah masjid” ungkapnya.

Selain itu, Bayu Firdaus juga menekankan pentingnya kesiapan masjid dalam menghadapi perkembangan digitalisasi. Menurutnya, pengurus masjid saat ini harus mulai memahami pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan dakwah dan pengelolaan masjid.

Ia menjelaskan bahwa pengumpulan infak tidak lagi hanya bergantung pada kotak infak konvensional di area masjid.

Saat ini, berbagai platform digital dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional maupun program sosial masjid. Mulai dari pembayaran infak digital, QRIS, crowdfunding, hingga optimalisasi media sosial sebagai sarana membangun keterlibatan jamaah.

“Masjid harus mulai tanggap terhadap perkembangan digital. Potensi infak dan dukungan jamaah bisa dikembangkan melalui platform digital yang dikelola dengan baik dan profesional untuk kepentingan umat” jelasnya.

Takmir hingga Pegiatan Sosmed

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pengelolaan masjid di lingkungan masing-masing.

Mulai dari minimnya keterlibatan anak muda, sepinya kegiatan jamaah harian, hingga tantangan membuat program dakwah yang lebih kreatif dan berdampak.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus takmir masjid, tetapi juga diikuti sejumlah anak muda pegiat sosial media kemasjidan.

Kehadiran mereka menjadi warna tersendiri dalam forum tersebut, sekaligus menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran generasi muda untuk ikut terlibat dalam gerakan dakwah berbasis masjid dan media digital.

Dalam sesi refleksi, Bayu Firdaus menyampaikan bahwa keberhasilan masjid tidak selalu diukur dari megahnya bangunan ataupun banyaknya ornamen fisik yang dimiliki.

Menurutnya, masjid yang hidup adalah masjid yang memiliki relasi kuat dengan jamaah dan mampu menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Karena itu, para pengurus masjid diharapkan tidak hanya berhenti pada konsep dan gagasan, tetapi berani melakukan aksi nyata meskipun dimulai dari hal sederhana.

Harapannya, kegiatan ini menjadi awal lahirnya kolaborasi antar takmir masjid di Surabaya dan Sidoarjo dalam membangun ekosistem dakwah masjid yang lebih maju, terbuka, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 07/06/2026 20:55
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu