Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa UMM Ciptakan Waboos, Pakan Herbal Wafer Imunobooster untuk Atasi Ternak Kurus

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa UMM Ciptakan Waboos, Pakan Herbal Wafer Imunobooster untuk Atasi Ternak Kurus
pwmu.co -

Delapan mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2024 berhasil menciptakan inovasi pakan herbal bernutrisi tinggi bernama Waboos (Wafer Imunobooster). Produk ini dikembangkan sebagai solusi bagi peternak yang kerap menghadapi persoalan kambing dan domba tetap kurus meski telah diberikan pakan dalam jumlah cukup.

Inovasi tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan ternak sehingga penyerapan nutrisi berlangsung lebih optimal dan berdampak pada pertumbuhan hewan.

Ketua tim pengembang, Fajar Ferdiansyah, menjelaskan bahwa banyak peternak masih berfokus pada pemberian pakan berprotein tinggi tanpa memperhatikan kondisi kesehatan saluran pencernaan ternak.

Menurutnya, sistem pencernaan yang sehat menjadi faktor penting dalam proses penyerapan nutrisi.

“Masyarakat umumnya hanya mengandalkan pakan mahal agar ternak cepat gemuk, namun mereka lupa bahwa tanpa sistem pencernaan yang sehat, penyerapan nutrisi tidak akan pernah maksimal,” ungkapnya kepada Humas UMM, 30 Juli 2026.

Sesuai namanya, Waboos dibuat dalam bentuk padat menyerupai wafer sehingga mudah disimpan, didistribusikan, dan dikonsumsi ternak.

Produk ini menggunakan bahan-bahan lokal tanpa tambahan bahan kimia berbahaya, antara lain:

  • Bungkil kopra
  • Jagung giling
  • Dedak padi
  • Pollard
  • Tetes tebu
  • Tepung gaplek
  • Bekatul
  • Tepung daun kelor
  • Temulawak

Daun kelor dipilih karena kaya protein, vitamin, dan antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus menjaga keseimbangan mikroba usus. Sementara itu, temulawak berfungsi mendukung kesehatan saluran pencernaan ternak.

Tim mahasiswa telah melakukan uji coba produk di sejumlah peternakan di kawasan Bumiaji, Kota Batu, serta Genteng, Kabupaten Banyuwangi.

Berdasarkan hasil pengujian awal, para peternak mengaku melihat adanya peningkatan nafsu makan dan pertumbuhan kambing maupun domba setelah mengonsumsi Waboos.

SMPM 5 Pucang SBY

“Selama uji coba di peternakan, para peternak mengaku adanya peningkatan nafsu makan serta pertumbuhan kambing dan domba setelah mengonsumsi Waboos,” ujarnya.

Saat ini Waboos dipasarkan secara lokal dalam kemasan 500 gram dengan harga sekitar Rp5.000 per kemasan.

Tim pengembang menargetkan penyempurnaan produk melalui pengujian laboratorium lanjutan sekaligus mengajukan hak paten agar inovasi tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh industri peternakan.

Produk inovatif ini merupakan luaran dari mata kuliah Pakan dan Teknologi Pakan, yang menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran di Kampus Putih UMM.

Inovasi tersebut membuktikan bahwa sinergi antara teori di ruang kuliah dan praktik di lapangan mampu menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas peternakan.

Pembimbing mata kuliah sekaligus pakar peternakan UMM, Prof. Dr. Ir. Indah Prihartini, M.P., IPU., berpesan agar mahasiswa tidak takut mencoba berbagai inovasi.

“Jangan pernah takut gagal dalam berinovasi menciptakan karya nyata, karena seorang nakhoda kapal yang tangguh tidak akan pernah tercipta dari ombak lautan yang selalu tenang,” pesannya.

Revisi Oleh:
  • Satria - 01/08/2026 03:13
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu