Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Berbagai kegiatan digelar untuk menyambut hari bersejarah tersebut, salah satunya Lomba Gerak Jalan tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan umum putri pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 140 peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan kategori umum. Sejak pagi, para peserta telah memadati lokasi pemberangkatan dengan mengenakan seragam masing-masing dan menunjukkan kesiapan mengikuti perlombaan.
Selain menjadi ajang kompetisi, gerak jalan menjadi sarana menumbuhkan nasionalisme, kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, dan kebersamaan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
MI Muhammadiyah Resik Kirim Dua Tim
Salah satu sekolah yang turut menyemarakkan kegiatan tersebut adalah MI Muhammadiyah Resik Sambeng Lamongan. Madrasah ini mengirimkan dua tim, yakni satu tim putra dan satu tim putri.
Peserta berasal dari siswa kelas IV, V, dan VI yang sebelumnya menjalani latihan secara rutin sebagai persiapan menghadapi perlombaan tingkat kecamatan.
Penampilan dua tim MI Muhammadiyah Resik semakin mencolok dengan jersey baru yang secara khusus disiapkan untuk pasukan gerak jalan. Seragam tersebut tidak hanya membuat peserta terlihat rapi dan kompak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri siswa saat tampil di tengah peserta lainnya.
Rute gerak jalan dimulai dari Lapangan Desa Pataan. Peserta kemudian bergerak menuju Jalan Raya Dusun Mambung hingga garis finis di halaman Kantor Kecamatan Sambeng.
Sepanjang perjalanan, para peserta dituntut menjaga ketertiban barisan, ketepatan langkah, serta mengikuti aba-aba dari pemimpin pasukan.
MI Muhammadiyah Resik tampil percaya diri. Setiap langkah dilakukan secara bersama-sama dengan berusaha mempertahankan barisan agar tetap rapi dan kompak meskipun harus menempuh rute yang cukup panjang.
Daffa dan Nabil Jadi Komandan Peleton
Dua siswa kelas VI dipercaya menjadi komandan peleton (Danton). Tim putra dipimpin Daffa Ibnu Hafidz Saputro, sedangkan tim putri dipimpin Nayla Deakifa Zalfannabil.
Keduanya bertugas memberikan aba-aba sekaligus menjaga semangat dan kekompakan anggota tim selama kegiatan berlangsung.
Sebelum keberangkatan, Daffa memberikan motivasi kepada rekan-rekannya agar tetap percaya diri dan tidak kehilangan semangat.
“Kita sudah berlatih bersama. Sekarang waktunya menunjukkan kekompakan dan kedisiplinan. Yang paling penting, kita tetap semangat dan menjaga nama baik MI Muhammadiyah Resik,” ujar Daffa.
Motivasi serupa disampaikan Nabil kepada anggota tim putri. Ia mengajak seluruh anggota mengikuti kegiatan dengan tertib sekaligus memberikan penampilan terbaik.
“Mari kita ikuti gerak jalan dengan tertib, kompak, dan penuh semangat. Tidak perlu takut salah. Kita lakukan yang terbaik dan nikmati kegiatan ini bersama-sama,” kata Nabil.
Latihan Jadi Wadah Pembentukan Karakter
Semangat kedua tim tidak muncul secara tiba-tiba. Sebelum mengikuti perlombaan, para siswa mendapatkan bimbingan dari pelatih Muhammad Sigit Prasetyo.
Latihan mencakup berbagai aspek, mulai dari kekompakan barisan, ketepatan langkah, kedisiplinan, sikap tubuh, hingga kemampuan menerima dan menjalankan aba-aba.
Menurut Sigit, latihan gerak jalan tidak hanya bertujuan mempersiapkan siswa menghadapi perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter.
“Gerak jalan bukan hanya tentang siapa yang paling cepat atau siapa yang menjadi juara. Anak-anak belajar bagaimana menjaga kekompakan, mengikuti aturan, bertanggung jawab terhadap tim, dan menghargai peserta lain. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi pembelajaran yang berharga bagi mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan gerak jalan dapat menjadi media pembelajaran di luar kelas. Siswa belajar bekerja dalam tim dan menyesuaikan langkah dengan anggota lainnya.
Ketika salah satu anggota kehilangan konsentrasi atau tidak mengikuti aba-aba, kekompakan barisan dapat terganggu. Karena itu, setiap siswa dituntut memiliki kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap kelompok.
Nilai tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepercayaan diri, dan sportivitas.
Kepala Madrasah Apresiasi Semangat Siswa
Kepala MI Muhammadiyah Resik, Karlik Indartatik, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberanian siswa membawa nama madrasah dalam kegiatan tingkat kecamatan merupakan pengalaman yang sangat berharga.
“Kami sangat bangga kepada anak-anak yang telah berani dan semangat mewakili MI Muhammadiyah Resik dalam kegiatan ini. Keikutsertaan mereka merupakan sebuah pengalaman yang sangat berharga. Terima kasih kepada seluruh siswa yang telah berlatih dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat,” ucap Karlik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Sigit Prasetyo yang telah mendampingi dan melatih siswa selama masa persiapan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhammad Sigit Prasetyo selaku pelatih gerak jalan yang telah membimbing dan melatih anak-anak dengan penuh kesabaran. Semoga latihan dan pengalaman yang mereka dapatkan hari ini dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, kompak, dan percaya diri,” ungkapnya.
Belajar Persatuan dari Barisan Gerak Jalan
Bagi siswa MI Muhammadiyah Resik, mengikuti gerak jalan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengalaman yang lebih dari sekadar kompetisi.
Setiap langkah yang dilakukan bersama mengajarkan bahwa keberhasilan sebuah kelompok tidak hanya ditentukan oleh satu orang, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh anggota.
Berjalan dalam satu barisan juga menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya persatuan. Setiap siswa memiliki posisi dan tanggung jawab masing-masing. Mereka harus menjaga ritme, mengikuti aba-aba, serta memberikan semangat ketika ada anggota yang mulai kehilangan tenaga.
Semangat tersebut menjadi salah satu bentuk nyata generasi muda dalam mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif dan edukatif.
Peringatan kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga berbagai kegiatan yang menumbuhkan cinta Tanah Air, mempererat persaudaraan, serta membangun karakter generasi penerus bangsa.
Keikutsertaan MI Muhammadiyah Resik dalam Lomba Gerak Jalan Kecamatan Sambeng menjadi momentum bagi madrasah untuk terus memberikan ruang kepada siswa agar aktif dalam berbagai kegiatan positif di sekolah maupun masyarakat.
Pengalaman selama latihan dan perlombaan diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang.
Dari sebuah barisan gerak jalan, siswa belajar tentang arti disiplin, tanggung jawab, persatuan, dan perjuangan untuk mencapai tujuan bersama.
Dengan semangat tersebut, MI Muhammadiyah Resik Sambeng Lamongan terus berkomitmen memberikan ruang kepada siswa untuk berkembang, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga sosial, olahraga, kepemimpinan, dan pembentukan karakter.
Langkah para siswa dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi bagian kecil dari semangat mengisi kemerdekaan. Dari langkah tersebut tersimpan harapan besar agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, berprestasi, serta memiliki kecintaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments