
PWMU.CO – Kisah ketangguhan terpancar dari 64 peserta Latihan Kepemimpinan Penghela (LKP) XV Hizbul Wathan (HW) Ponorogo yang baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan penuh tantangan.
Ketua Dewan Sughli Daerah (DSD) HW Ponorogo, Amrina Dwi Yuli Kurniawati menceritakan bagaimana para peserta menunjukkan semangat pantang menyerah di tengah kondisi alam yang tidak terduga. Penjelajahan dimulai pada hari ketiga, Selasa (8/7/2025) sore dari Perhutani Centong Sooko menuju Camp 1 di Lapangan Jurug dengan berjalan kaki.
Perjalanan panjang ini benar-benar menguji fisik dan mental para peserta. Menjelang waktu Magrib, mereka tiba di Lapangan Jurug dan segera mendirikan tenda. Namun, cuaca tak bersahabat. Gerimis yang menemani perjalanan menuju Camp 1 berubah menjadi hujan lebat sesaat setelah tenda selesai didirikan. Akibatnya, para peserta tidak dapat bermalam di dalam tenda dan terpaksa mengungsi ke sebuah gedung di sekitar lapangan untuk bermalam.
Keesokan paginya, tanpa mengeluh, para peserta segera bersiap dan membersihkan tenda sebelum melanjutkan perjalanan menuju Camp 2 yang dikenal dengan sebutan “Tanah Goyang” Pudak. Total jarak yang ditempuh mencapai sekitar 30 kilometer, sebuah perjalanan yang benar-benar menguji daya tahan fisik dan mental setiap individu.
Di Camp 2, berbagai kegiatan edukatif dan menantang telah menanti, salah satunya adalah simulasi Junggle Rescue. Dalam praktik pencarian korban di hutan ini, para peserta dipandu langsung oleh tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Ponorogo yang dipimpin oleh Harun Arafat. Kegiatan ini memberikan bekal keterampilan yang sangat berharga bagi para peserta.
Atas keberhasilan kegiatan ini, Amrina Dwi Yuli Kurniawati mengungkapkan rasa syukurnya.
“Peserta tahun ini, alhamdulillah, semuanya dalam kondisi sehat, sangat minim yang sakit, berbeda dengan tahun sebelumnya. Kegiatan yang padat dan penuh tantangan pun berhasil diselesaikan dengan baik oleh seluruh peserta,” tuturnya.
Amrina menambahkan, meskipun jumlah peserta mengalami penurunan dari lebih dari 70 orang pada tahun sebelumnya menjadi 64 peserta tahun ini, semangat dan ketangguhan yang ditunjukkan tetap patut diacungi jempol.
Rangkaian kegiatan LKP XV HW Ponorogo ini ditutup dengan sarasehan dan pengukuhan peserta menjadi anggota DSD pada Rabu (9/7/2025) malam. Amrina berharap setelah pelatihan ini selesai, para anggota HW yang baru dikukuhkan ini akan terus bersemangat mengembangkan HW di qabilah masing-masing, menjadi agen perubahan dan penerus perjuangan HW di masa depan. (*)
Penulis Miftahul Rahman Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments