Rapat Milad Satu Dekade PWMU.CO yang berlangsung di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Jalan Kertomenanggal IV/1, Surabaya, Jumat (10/4/2026), menghadirkan suasana yang berbeda. Tak sekadar rapat rutin, pertemuan ini berubah menjadi ajang silaturahmi dan reuni kecil yang penuh kehangatan di antara para punggawa PWMU.CO.
Momentum ini terasa spesial karena mempertemukan kembali para tokoh yang pernah terlibat dalam perjalanan panjang PWMU.CO sejak awal berdiri. Tawa, cerita lama, dan kenangan perjuangan membangun media dakwah digital Muhammadiyah pun mengalir di sela-sela pembahasan agenda.
Sejumlah nama yang hadir merupakan figur penting dalam perkembangan PWMU.CO. Di antaranya Dr. Rohman Budijanto, mantan Pemimpin Redaksi Jawa Pos; Nasrullah, Ph.D, dosen Universitas Muhammadiyah Malang; Faishol Taselan, wartawan MetroTV; Muh. Kholid Asyadullah, pemimpin redaksi pertama PWMU.CO; Rakhmat Ardhi Kurniawan, redaktur Radar Surabaya; Ram Surahman (sekretaris Persebaya) serta Abd. Sidiq Notonegoro, dosen Universitas Muhammadiyah Gresik.
Tak hanya itu, rapat juga dihadiri dua Wakil Ketua Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) PWM Jawa Timur, yakni Dr. Suli Da’im, MM yang juga anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, serta Ainur Rofiq Shopiaan, pemimpin redaksi Majalah Matan.
Pemimpin Redaksi PWMU.CO, Agus Wahyudi, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kehadiran para senior dan perintis media tersebut.

Dia menyebut momen ini bukan sekadar rapat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kembali ikatan emosional antar generasi penggerak media Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, kami bisa menyambung tali silaturahmi. Momen ini sangat berarti bagi kami yang sekarang mengelola redaksi bersama anak-anak muda Muhammadiyah,” ujarnya.
Yudi menuturkan, sebelum rapat digelar, dirinya secara khusus berupaya menghubungi satu per satu para tokoh yang dulu ikut membidani lahirnya PWMU.CO. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus untuk merajut kembali energi kolektif dalam menyongsong masa depan media ini.
PWMU.CO sendiri resmi diluncurkan pada 18 Maret 2016 sebagai media digital yang membawa semangat dakwah berkemajuan Muhammadiyah.
Pada masa awal berdirinya, berbagai tantangan dihadapi, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, pengelolaan konten, hingga upaya membangun kepercayaan publik.
Para perintis harus bekerja dengan semangat gotong royong, mengandalkan jejaring kader Muhammadiyah, serta memaksimalkan potensi relawan penulis dari berbagai daerah. Dalam kondisi serba terbatas, mereka terus berupaya menjaga konsistensi publikasi dan kualitas konten.
Seiring waktu, PWMU.CO tumbuh menjadi salah satu media rujukan di lingkungan Muhammadiyah Jawa Timur. Kehadirannya tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai ruang dakwah, edukasi, dan inspirasi bagi warga persyarikatan.
Yudi menegaskan, keberlangsungan PWMU.CO hingga satu dekade ini merupakan hasil kerja kolektif banyak pihak.
Dia mengapresiasi kontribusi para pendahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan media ini.
“Karena itu, saya sangat bersyukur PWMU.CO bisa bertahan hingga sekarang. Ini bukan kerja satu dua orang, tetapi hasil perjuangan bersama,” tegasnya.
Rapat tersebut juga membahas sejumlah agenda penting terkait peringatan Milad Satu Dekade PWMU.CO, termasuk konsep acara, publikasi, serta strategi penguatan media ke depan.
Harapannya, momentum satu dekade ini menjadi titik tolak untuk semakin memperkuat peran PWMU.CO sebagai media dakwah digital yang adaptif dan berkemajuan.
Dengan semangat kebersamaan lintas generasi yang kembali terjalin, PWMU.CO diharapkan mampu terus berkembang, menjawab tantangan zaman, serta menjadi corong inspirasi bagi masyarakat luas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments