Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam kegiatan Halalbihalal dan Kajian IGABA Cabang Lamongan yang digelar di PAUD Aisyiyah Cabang Turi, Kecamatan Turi, pada Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para guru PAUD ABA dari berbagai wilayah, seperti Turi, Lamongan, dan Sarirejo, sebagai bentuk mempererat ukhuwah sekaligus refleksi diri pasca-Ramadan.
Mengangkat tema “Sucikan Hati, Eratkan Ukhuwah dan Kebersamaan”, kegiatan ini menghadirkan Ibunda Hj. Diyana Mufidati, S.Ag., S.Pd., Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan sebagai pemateri utama.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal memperbaiki diri dan kembali kepada kesucian hati.
Ia menjelaskan bahwa manusia pada dasarnya dilahirkan dalam keadaan fitrah, yaitu suci dan memiliki kecenderungan kepada kebaikan serta ketauhidan. Fitrah ini, menurutnya, harus dijaga melalui pendidikan, pembiasaan, dan lingkungan yang mendukung.
“Fitrah manusia mencakup aspek spiritual, intelektual, sosial, dan fisik. Semua itu harus dirawat secara seimbang agar manusia mampu menjalani kehidupan dengan baik dan penuh makna,” tuturnya.
Ibunda Diyana juga menekankan pentingnya peran guru sebagai pendidik dalam menjaga fitrah generasi sejak dini. Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak didik.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kesucian hati akan melahirkan kehidupan yang harmonis, baik dalam keluarga maupun masyarakat. Harmoni tersebut tercermin dalam sikap saling menghargai, menjunjung keadilan, serta menjaga hubungan baik tanpa membedakan status sosial, suku, maupun latar belakang.
Menurutnya, keluarga yang harmonis adalah fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan berkarakter. Oleh karena itu, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga keharmonisan tersebut dimulai dari diri sendiri.
Di akhir tausiyah, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen Syawal sebagai langkah awal memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, diharapkan akan terwujud kehidupan yang penuh kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman tetap terjaga di kalangan guru PAUD Aisyiyah, sekaligus menjadi bekal dalam mendidik generasi masa depan yang berakhlak mulia.





0 Tanggapan
Empty Comments