Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Malang menggelar acara resepsi Milad ke-109 Aisyiyah di gedung kartini pada Sabtu (09/05/2026) pukul 07.00 WIB. Adapun milad kali mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”.
Kegiatan yang dimeriahkan oleh Tim Drum Band TK ABA 10, penampilan video kegiatan PDA Kota Malang, hingga Tarian kun anta oleh siswi TK ABA 17, dan Pildacil oleh siswa TK ABA 26.
Ketua panitia, Muslimah Rina Sa’adah SPd, menjelaskan rangkaian Milad ke-109 Aisyiyah ini terhadiri sekitar 450 undangan. Di mana, beberapa agenda tersaji dalam satu kegiatan sesuai dari edaran PP Aisyiyah untuk melakukan efisiensi kegiatan.
Sehingga, rangkaian kegiatan Milad ke-109 ini meliputi Kajian Pimpinan Daerah hingga Wisuda siswi-siswi Tarbiyatul Mar’ah Aisyiyah sebanyak 86 orang.
Wisuda terdiri dari kelas Ula (umur remaja), Kelas Wustho (umur dewasa) dan Kelas Ulya (umur Lansia). Kemudian ada pula Launching layanan terpadu yang terdiri dari LKBH, BIKKSA dan BAKESOS.
Penuh Semangat Tiada Henti
Perwakilan PDM Kota Malang, Maryanto, dalam sambutannya bersyukur kepada Allah SWT karena menjadikan momen ini sebagai ajang silaturrahmi dan menjadikan pengalaman yang baik untuk kita semua karena hal ini adalah nikmat dari Allah SWT.
“Di belahan bumi ini yang namanya pertengkaran dan perpecahan itu muncul. Di negeri ini ada, di kota ini ada. Ini adalah tantangan dakwah kita semua” terang Maryanto.
Menurutnya, Aisyiyah itu Jelita, penuh semangat tiada henti walaupun tidak ada duitnya. Dengan pesona, keindahan dan kejelitaan, ia mengajak untuk berdakwah bersama-sama.
“Semoga kita terus bersemangat dan terus berdakwah sehingga yang namanya situasi aman, nyaman dan menyenangkan terwujud” harap Maryanto.
“Jangan malu-malu untuk berjariyah ke Muhammadiyah, karena di Muhammadiyah sudah biasa patungan untuk semua kegiatan” ajaknya.
Terakhir sebelum mengakhiri sambutannya, Maryanto memberikan pesan kepada semua hadirin dan hadirat. “Orang itu kalau punya posisi harus punya prestasi dengan mengharap Ridha Allah SWT” pungkasnya.
Beri Solusi Permasalahan Umat
Dalam pidato Milad ke-109 Aisyiyah , Ketua PDA Kota Malang, Sri Herawati, mengajak warga Aisyiyah Kota Malang untuk merenungi kembali pemikiran-pemikiran Aisyiyah yang sudah dilakukan untuk bisa melangkah ke depan lebih baik.
Milad ke-109 Aisyiyah mengangkat tema Memperkokoh Dakwah kemanusiaan untuk mewujudkan perdamaian. Dengan tema ini sebagai dasar gerakan Aisyiyah di Kota Malang untuk memberikan solusi atas permasalahan umat.
“Launchingnya layanan terpadu, LKBH yang telah berdiri 15 tahun yang lalu, BIKKSA dan BAKESOS adalah layanan yang sudah memberi manfaat layanan untuk masyarakat. Memberikan solusi nyata dalam hal sebagai lembaga perlindungan, pemberdayaan dan penyejejaterahan anak” jelasnya.
Tarbiyatul Mar’ah ‘Aisyiyah (TMA) yang sebentar lagi akan diwisuda, di mana TMA adalah program pendidikan perempuan dengan pembelajaran berkesinambungan yang memiliki misi mewujudkan peran dan fungsi perempuan sebagai istri, anak, ibu dan anggota masyarakat sebagai perwujudan rahmatan Lil alamin” lanjutnya.
“Marilah kita semua yang hadir sebagai komponen bangsa dan warga kota malang tetap melakukan menjalankan kerja kerja sosial dan keagamaan dengan berpegang teguh kepada nilai-nilai persatuan agar kehidupan yang damai, sejahtera dan berkah akan senantiasa mengiringi kita semua” ajak Sri.
DI sisi lain, Wakil walikota Malang, Ali Muthohirin, dalam sambutannya bercerita bahwa dalam buku Al Ghozali mengatakan bahwa ijtihad agama akan batal jika tidak mengandung maslahat dan saya yakin program-program Aisyiyah bersandar pada kemaslahatan.
“Ibu-ibu Aisyiyah itu tangguh-tangguh. Karena tangguhnya, setiap ada ide langsung dilaksanakan tanpa ada dana, jika di birokrasi pemerintah tidak ada duit, tidak ada program”tegas Ali.
Apresiasi Wakil Walikota
Ali muthohirin juga mengapresiasi kerja-kerja sosial ibu-ibu Aisyiyah yang tanpa lelah terus berjuang untuk kemaslahatan umat walaupun isi dompetnya tidak ada yang sama banyaknya tapi semangatnya yang luar biasa bisa menghasilkan suatu gerakan kebaikan.
Lebih lanjut, acara inti dari Milad ini adalah Tausiyah Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk mewujudkan perdamaian oleh Ketua PWA Jawa Timur, Dra Rukmini Amar MAp.
Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan penyerahan dana aisyiyah training center (ATC) dari TASKA PDA Kota Malang ke PWA Jatim sejumlah 4367 Kupon dari gerakan 10.000 yang diperoleh dari ranting sampai daerah untuk pembangunan Gedung ATC yang totalnya adalah Rp. 43.670.000.
Di akhir acara, PDA Kota Malang memberi apresiasi kepada para pemenang lomba LBSO dalam acara FESIBA (Festival Seni dan Budaya Aisyiyah). Di antaranya adalah:
- Juara 3 tingkat Jawa Timur, video senam Aisyiyah Bahagia
- Juara 2 tingkat Jawa Timur, Video Senam Bustanul Athfal
- Juara 2 tingkat Jawa Timur, lomba menulis cerita islami
- Juara 1, tingkat Jawa Timur lomba karya tulis ilmiah kain tradisional
- Juara 1 tingkat nasional, Lomba Video senam Bustanul Athfal
Kegiatan ini penuh dengan kejutan dari wakil walikota Malang yang telah meminjamkan gedung pemerintah kota Malang untuk kegiatan ini.
Selain itu, ia juga memperkenalkan komisaris independen Pertamina Goetermal Abdul Musawwir Yahya untuk kesuksesan Milad Aisyiyah di Kota Malang.





0 Tanggapan
Empty Comments