Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sekolah Lansia Berdaya ‘Aisyiyah Tabanan Wujudkan Lansia Sehat, Terawat, Mandiri, dan Sejahtera

Iklan Landscape Smamda
Sekolah Lansia Berdaya ‘Aisyiyah Tabanan Wujudkan Lansia Sehat, Terawat, Mandiri, dan Sejahtera
pwmu.co -
Sekolah Lansia Berdaya PDA Tabanan. (Fajar/PWMU.CO)

PWMU.CO – Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Tabanan periode 2022–2027 menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lansia ‘Aisyiyah Tabanan 2025 dengan tema “Mewujudkan Lansia yang Sehat, Terawat, Mandiri, dan Sejahtera” pada Ahad (23/02/2025).

Sekolah Lansia tersebut dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Tabanan Jalan P. Nias 39C Tabanan dengan menghadirkan dua puluh tiga peserta, yang berasal dari lima belas peserta Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Tabanan, empat peserta PCA Kediri, empat peserta PCA Kerambitan.

Ketua MPKS Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Bali, Fatmawati Abdullah mengatakan bahwa Sekolah Lansia adalah program pendidikan yang dirancang khusus untuk memberikan pelatihan, informasi, dan kegiatan pengembangan diri kepada para lansia.

Rancangan tersebut tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dengan memberikan mereka kesempatan untuk terus belajar, berinteraksi sosial, dan tetap aktif secara fisik dan mental.

Sekolah Lansia juga berperan untuk membantu para lansia tetap merasa dihargai dan terlibat dalam kehidupan masyarakat, sehingga mereka dapat menjalani masa tua dengan bahagia dan bermakna.

Selain itu, sekolah lansia dibentuk sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui pembelajaran, aktivitas sosial, dan pemberdayaan. Untuk itu, PWA Bali menganggap bahwa Sekolah Lansia perlu diadakan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.

“Sekolah Lansia yang diadakan di PDA Tabanan kegiatannya dilakukan untuk tujuan meningkatkan pemahaman lansia dan meningkatkan kualitas hidup lansia,” ujar Fatmawati.

Sementara itu, Inti Trisginarsih selaku Sekretaris PDA Tabanan menjelaskan tujuan diadakannya Sekolah Lansia ini sebagai berikut:

  • Meningkatkan kesehatan mental dan fisik dengan memberikan kegiatan yang membantu menjaga kebugaran fisik dan mental, seperti senam, pelatihan kognitif, dan konseling.
  • Dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia, mempelajari keterampilan baru, seperti teknologi, kerajinan, atau manajemen keuangan. Hal ini membantu mereka tetap aktif dan merasa produktif.
  • Mendorong sosialisasi dengan bergabung di Sekolah Lansia, mereka memiliki kesempatan untuk bertemu orang-orang seusia, berbagi pengalaman, dan memperluas jaringan sosial, yang dapat mencegah isolasi sosial.
  • Meningkatkan kemandirian program-program sekolah lansia yang sering kali dirancang untuk meningkatkan kemandirian, seperti pelatihan dalam merawat diri sendiri, memahami hak-hak mereka, dan bagaimana tetap aktif dalam komunitas.
  • Mengisi waktu luang secara positif, lansia sering kali memiliki banyak waktu luang. Dengan adanya sekolah lansia, waktu tersebut dapat diisi dengan aktivitas yang bermanfaat dan menyenangkan.
  • Memberikan rasa tujuan hidup dengan mengikuti kegiatan dan program, lansia merasa memiliki tujuan dan kontribusi terhadap diri sendiri maupun komunitas.
  • Mendukung penuaan yang sehat dan bermartabat, Sekolah Lansia adalah bagian dari pendekatan holistik untuk mendukung penuaan yang sehat, bermartabat, dan penuh arti, sesuai dengan konsep active aging (penuaan aktif).


Sedangkan Ketua PDA Tabanan, Siti Aisyah mengatakan, tema “Mewujudkan Lansia yang Sehat, Terawat, Mandiri dan Sejahtera” ini memiliki maksud dan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan terkait pembinaan lansia, membangun kelompok lansia yang mandiri, bersemangat, sehat, bahagia dan tangguh.

Kegiatan ini juga mengajarkan kesehatan dari segi fisik, psikologis, sosial, spiritual, dan melakukan pemberdayaan secara ekonomi untuk kemandirian lansia.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Sekolah Lansia Berdaya PDA Tabanan. (Fajar/PWMU.CO)

Adanya Sekolah Lansia Berdaya ini harapan Siti Aisyah ke depannya para lansia tidak lagi lansia yang merasa sendiri namun menjadi lansia sehat jasmani dan rohani, mandiri dalam melakukan kesehariannya aktif, produktif dan mandiri. Sehingga lansia dapat menikmati hidup yang senang, bahagia, nyaman dan sejahtera.

Sekolah ini diawali dengan Senam ‘Aisyiyah Bahagia, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Ketua Majelis Kesehatan PDA Tabanan, Eka Rohmawati. Kemudian pembukaan acara, pembacaan ayat suci al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars ‘Aisyiyah, laporan kegiatan oleh Dra Hj Peggy Umami MPd.

Dilanjut dengan sambutan Ketua PDA Tabanan, Hj Siti Aisyah MPd, sambutan sekaligus membuka kegiatan oleh Ketua MKS PWA Bali, Fatmawati Abdullah SPsi.

Khusus penyampaian materi Kesehatan Mental Lansia dari Fatmawati Abdullah, Psikolog (Psikolog, Ketua MKS PWA Bali), membahas tentang perubahan fisik dan psikologis pada lansia serta penangannya terutama terhadap lansia yang memiliki penyakit dimensia atau alzaimer.

Terakhir, Sekolah Lansia ditutup dengan penyampaian materi Persiapan Lansia Menuju Husnul Khotimah oleh Ketua PDM Tabanan, H Hartono.

Hartono mengatakan hal penting dalam pembahasannya, bagaimana lansia mempersiapkan diri menuju husnul khotimah. Hal ini dikatakannya dapat melalui program PDA Tabanan dengan leading sector MKS yang mau berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebutuhan lansia.

“Sehingga para lansia dapat menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, terawat, dan sejahtera,” ujar Hartono.(*)

Penulis Fajar Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡