Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan mengadakan kegiatan halalbihalal yang dirangkaikan dengan seminar bertajuk “Gaya Hidup Halal Muslimah dari Konsumsi hingga Keuangan Sehari-hari”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Ahad (12/4/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Lamongan dengan lancar.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc., Wakil Ketua PDM Lamongan KH. Mulyono AR, perwakilan PDA Lamongan Hj. Asrokhah, S.Pd., M.P., Wakil Rektor UMLA beserta kaprodi dan dosen FEB UMLA, Ketua PDNA Lamongan Arika Karim, S.H.I., S.Pd.I., Ketua Kwarda Hizbul Wathan Ainur Rofiq HW, narasumber seminar Farokhah Muzayinatun Niswah, S.EI., M.Si., serta seluruh pengurus Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah se-Daerah Lamongan.
Halalbihalal sebagai Momentum Membersihkan Hati
Ketua PDNA Lamongan, Arika Karim, S.H.I., S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa halalbihalal merupakan momentum untuk saling memaafkan. Ia menegaskan pentingnya membersihkan hati dari dosa dan dendam sebagai bagian dari penguatan ukhuwah.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana refleksi diri agar setiap individu mampu memperbaiki hubungan dengan sesama maupun dengan Allah SWT.
Dalam pemaparannya, Arika Karim juga menyinggung pentingnya gaya hidup halal dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengaitkan hal tersebut dengan ajaran Islam sebagaimana termaktub dalam Surat Al-Baqarah ayat 168 yang menekankan perintah untuk mengonsumsi yang halal dan baik.
Ia mengingatkan bahwa tanpa disadari, praktik tasyabuh atau keserupaan antara yang halal dan haram dapat terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Hal ini menjadi pengingat agar umat lebih berhati-hati dalam memilih konsumsi maupun aktivitas sehari-hari.
“Ada penghalang yaitu apa yang kita konsumsi, apakah halal atau haram, bahkan di kalangan kita masih terjadi tasyabuh antara halal dan haram. Inilah urgensinya kita mengetahui dan peduli perihal halal dan tidaknya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya menerapkan prinsip halal dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam konsumsi maupun pengelolaan keuangan. Kesadaran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.





0 Tanggapan
Empty Comments