Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak menyelimuti kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pelajar Muhammadiyah (PKPM) 2025. Kegiatan tersebut digelar di kawasan alam nan asri Cinta Alam Indonesia (CAI) Wonosalam, Jombang, pada (28–30/10/2025).
Kegiatan bergengsi ini diikuti oleh seluruh SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan yang tergabung dalam Forum Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Lamongan. Sebanyak 13 sekolah berpartisipasi dalam kegiatan tahunan ini, masing-masing mengirimkan 10 peserta terbaiknya yang merupakan siswa pilihan dan kader aktif di lingkungan sekolah.
Salah satu sekolah yang turut berpartisipasi dengan semangat tinggi adalah SMK Muhammadiyah 10 Mantup (Skampuma). Sekolah ini mengirimkan 10 peserta yang dikenal aktif dalam organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Hizbul Wathan (HW).
Mereka adalah: Muhammad Labib, Muhammad Dewangkara Tri Anggara Putra Kristiono, Bintang Anugrah, Mukhammad Bayu Agustino, Kholilur Rohman, Sinta Nuria Putri, Naisyila Zalfa Dwi Primadani, Inayah Wulandari, Nafaroh Meikha Nur Afifah, dan Kardela Sabta Okta Via.
Antusiasme Peserta
Menurut keterangan Muhammad Labib, salah satu peserta dari kelas XI TKJ, ia bersama tim dari Skampuma telah menyiapkan segala keperluan sebelum berangkat ke PKPM, termasuk yel-yel penyemangat khas Skampuma yang menjadi simbol kekompakan dan kebersamaan peserta.
“Kami ingin menampilkan semangat terbaik dari Skampuma, supaya bisa memberi kesan positif di kegiatan PKPM tahun ini,” ungkap Labib.
Sementara itu, Muhammad Dewangkara Tri Anggara Putra Kristiono, yang akrab disapa Dewa, menuturkan bahwa dirinya sudah dua kali mengikuti kegiatan PKPM.
“Kegiatan PKPM ini selalu seru dan penuh pengalaman baru. Banyak hal yang bisa dipelajari, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, hingga cara berorganisasi di lingkungan Muhammadiyah,” ujarnya dengan antusias.
Peserta lain, Inayah Wulandari, juga mengungkapkan rasa penasaran dan semangatnya karena baru pertama kali mengikuti kegiatan besar ini.
“Saya tidak sabar ingin belajar banyak hal baru dari teman-teman sekolah lain,” katanya.
Rombongan peserta dari SMK Muhammadiyah 10 Mantup didampingi oleh Alfa dan Afrian sebagai guru pembimbing. Mereka berangkat menuju lokasi menggunakan kendaraan taktis TNI. Sepanjang perjalanan, semangat peserta tidak surut meskipun menempuh jarak yang cukup jauh.
Sesampainya di lokasi, seluruh peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari siswa-siswa berbagai sekolah. Setiap kelompok beranggotakan 13 orang dari sekolah yang berbeda agar peserta bisa saling mengenal dan belajar membangun kerja sama lintas sekolah.
“Awalnya saya agak canggung karena belum kenal dengan teman-teman dari sekolah lain, tapi lama-lama kami jadi kompak banget,” ujar Mukhammad Bayu Agustino dengan semangat.
Pembinaan Karakter
Kegiatan PKPM 2025 dibuka secara resmi oleh Drs. H. Sodikin, M.Pd, selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pembinaan karakter dan kepemimpinan bagi pelajar Muhammadiyah agar siap menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berjiwa pemimpin.
Materi pertama diisi oleh perwakilan Dikdamen dan PNF PDM Lamongan dengan tema “Menjadi Pemimpin Hebat di Muhammadiyah”. Dilanjutkan dengan sesi Dinamika Kelompok bertajuk “Studi Kasus” yang dipandu oleh Bapak Totok Subariono, S.Pd., MM, Kepala SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring.
Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang dipandu oleh perwakilan dari setiap sekolah, diikuti materi menarik tentang Personal Branding oleh Bapak Ahmad Rizal, Direktur Prabotku.id. Kemudian, Achmad Ghofur, S.Pd., Kepala SMK Muhammadiyah 5 Babat, memberikan pembinaan bertema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
Materi Public Speaking disampaikan oleh Zun Aini, M.Pd., Kepala SMK Muhammadiyah 2 Brondong, yang menekankan pentingnya kemampuan berbicara di depan umum bagi calon pemimpin muda. Sementara itu, sesi terakhir diisi oleh Kwarda HW Lamongan yang diwakili Ainur Rofiq dengan tema “Hizbul Wathan Kepanduan yang Menarik dan Menyenangkan”.
Malam Keakraban
Malam terakhir kegiatan diisi dengan Malam Kreasi PKPM 2025, di mana setiap kelompok menampilkan pentas seni seperti teater, nyanyian, dan tarian. Suasana keakraban dan keceriaan tampak jelas ketika para peserta menampilkan kreativitas mereka di depan seluruh peserta dan panitia.
Pada hari ketiga, kegiatan diakhiri dengan Outbound dan Fun Games yang dipandu oleh tim Kwarda HW Lamongan. Melalui berbagai permainan edukatif, peserta dilatih untuk bekerja sama, berpikir cepat, dan tetap semangat meskipun menghadapi tantangan.
Kegiatan resmi ditutup oleh panitia PKPM 2025 dengan sesi refleksi dan foto bersama seluruh peserta.
Kepala SMK Muhammadiyah 10 Mantup, Ahmad Misbahul Rizal, menyampaikan harapannya agar para peserta dapat menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan di lingkungan sekolah.
“Kami berharap setelah mengikuti PKPM 2025, siswa-siswi dapat menjadi teladan bagi teman-teman lainnya dan terus menumbuhkan semangat kepemimpinan sesuai nilai-nilai Muhammadiyah,” ujarnya.
Semangat, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan yang ditempa dalam kegiatan PKPM 2025 menjadi bekal berharga bagi peserta dari SMK Muhammadiyah 10 Mantup untuk terus berkontribusi bagi kemajuan sekolah dan organisasi Muhammadiyah di masa depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments