Fajar Junaedi, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, resmi terpilih sebagai Ketua Umum AMIKRAF untuk periode 2026–2031.
Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) II AMIKRAF yang berlangsung di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada pertengahan Februari 2026.
Selain aktif sebagai dosen, Fajar juga dikenal sebagai penulis di berbagai media digital serta terlibat dalam Pusat Syiar Digital Muhammadiyah.
Dalam pernyataannya, Fajar menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran AMIKRAF sebagai jembatan strategis antara dunia akademik dan industri kreatif.
“AMIKRAF diharapkan dapat menjadi jembatan yang efektif antara dunia akademik dan industri, sehingga dapat mendorong inovasi, penelitian terapan, serta peningkatan kualitas talenta di bidang komunikasi dan industri kreatif nasional,” ujarnya, Rabu (8/4).
Menurutnya, kolaborasi yang erat menjadi kunci dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin cepat serta kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten.
AMIKRAF merupakan organisasi profesi yang berdiri sejak 6 Desember 2019 dan beranggotakan para profesional di bidang media digital, komunikasi, serta industri kreatif.
Melalui Munas II ini, AMIKRAF semakin menegaskan posisinya sebagai wadah kolaborasi nasional yang strategis dalam mengembangkan ekosistem industri kreatif di Indonesia.
Kepengurusan baru di bawah Fajar Junaedi diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan di era disrupsi digital, termasuk:
- percepatan inovasi teknologi
- peningkatan kualitas talenta digital
- penguatan sinergi antara akademisi dan praktisi
Langkah ini dinilai penting untuk mendorong daya saing industri kreatif Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Terpilihnya Fajar Junaedi menjadi Ketua Umum AMIKRAF menandai babak baru dalam penguatan kolaborasi antara dunia akademik dan industri kreatif.
Dengan sinergi yang kuat, AMIKRAF diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan inovasi dan memperkuat ekosistem media digital Indonesia di tengah arus transformasi global.





0 Tanggapan
Empty Comments