Keluarga yang baik adalah kunci peradaban dan perdamaian. Hal ini tersampaikan Sekretaris Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur Dr Nur Mukarromah SKM MKes.
Momen tersebut berlangsung dalam Pidato Milad ke-109 Aisyiyah Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik, Minggu (24/05/2026).
Mengawali pidatonya di hadapan 340 peserta Milad ke-109 Aisyiyah, Nurma panggilan akrabnya memberikan apresiasi kepada jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) karena semua hadir mendampingi agenda Milad ke-109 Aisyiyah.
Momentum Milad sebagai Penguat
Nurma mengajak seluruh peserta yang hadir menjadikan satu momentum penting bahwa Aisyiyah sampai ke-109 ini menjadi penguat kita. “Gerakan kita ini adalah bukti nyata bahwa Aisyiyah memberikan kontribusi yang sangat besar kepada masyarakat luas” ujarnya.
Tidak hanya di akar rumput, lanjutnya, di tingkat Ranting Cabang, Daerah, Wilayah tetapi juga Nasional bahkan global atau Internasional. “Ini menjadi bukti nyata bahwa Aisyiyah berperan sangat luas, berperan sangat besar dimana pun dan di bagian mana pun” tegasnya.
Menurutnya, Aisyiyah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Muhammadiyah jadi kalau ada suami istri, suaminya Muhammadiyah istrinya adalah Aisyiyah.
“Aisyiyah juga harus ikut berkembang sama seperti yang didakwahkan oleh KH Ahmad Dahlan. Ini menjadi penguat bahwa gerakan bersama-sama menjadi suatu bukti bahwa Muhammadiyah dan Aisyiyah memberikan dan meningkatkan peradaban bangsa” tutur ibu empat anak ini.
Lebih lanjut, Nurma menjelaskan ternyata memang menjadi riil yang dihadapi oleh Bapak Ibu warga persyarikatan. “Tidak hanya kita di lingkungan kecil tetapi perdamaian itu menjadi pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita saat ini” ucapnya.
Semua itu, imbuhnya, apa yang kita rasakan sekarang ini adalah bukti bagaimana perdamaian itu hadir.
“Oleh karena itu bapak ibu yang hadir di sini untuk bisa menguatkan tidak hanya terbukti kepada area global tetapi juga melalui lingkungan yang terkecil yaitu keluarga” ucapnya.
Keluarga Baik, Kunci Perdamaian
Wanita kelahiran Sidoarjo ini menjelaskan keluarga ini adalah bagian yang tidak terlepas bahwa suatu generasi menjadi besar dan kuat berangkatnya adalah dari keluarga.
“Seperti yang disampaikan oleh Bapak ketua PDM tadi, beliau bisa hadir dan bersama-sama ini karena dorongan istri dan keluarganya. Maka dari itu keluarga adalah bagian terpenting” ujarnya.
Menurutnya, untuk bisa menguatkan suatu negara kita lihat pertama adalah kekuatan perempuannya, karena perempuan adalah tiang negara.
“Kekuatan perempuan itu bisa kita lihat bersama-sama telah melahirkan generasi-generasi pejuang penerus dan merubah peradaban menjadi lebih baik, dan itu berangkat dari keluarga” terangnya.
Oleh karena itu, dia tegaskan bahwa Aisyiyah berperan dalam semua bagian ini tidak hanya di bidang kesehatan. Tidak hanya juga di bidang pendidikan, ekonomi, sosial serta pemberdayaan masyarakat.
“Tetapi bagaimana Qaryah Thayyibah itu berangkatnya adalah dari keluarga dengan berbagai layanan dalam upaya penguatan peran Aisyiyah” ucap wanita 54 tahun ini.
Di sela-sela pidatonya, Nurma memberikan apresiasi atas prestasi PDA Gresik yang dengan dinamikanya menunjukkan telah berperan aktif di masyarakat.
PDA Gresik sangat luar biasa dalam upaya memberi akses pelayanan masyarakat salahnya satunya ada upaya memberikan layanan bantuan hukum kepada masyarakat.
“Dan hari ini Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PDA Gresik sudah resmi di launching sebagai layanan ke-24 di PWA Jawa Timur” ujarnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments