Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo melalui Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) akan menggelar Ranting dan Masjid Muhammadiyah Award 2026 sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas organisasi dan penguatan fungsi masjid di lingkungan Muhammadiyah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua PDM Sidoarjo, Misbach, saat memberikan sambutan iftitah pada Pengajian Rutin Ahad Pagi yang digelar di Masjid An-Nur Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sidoarjo, Ahad (21/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri warga Persyarikatan dari berbagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), serta organisasi otonom se-Kabupaten Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Misbach mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur karena masih diberi kesempatan menghadiri majelis ilmu.
“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberi kesempatan hadir di majelis yang mulia ini,” ujarnya.
Misbach memaparkan, berdasarkan data PDM Sidoarjo saat ini terdapat 208 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) serta 202 masjid dan musala Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Kabupaten Sidoarjo.
Menurutnya, hasil pemetaan menunjukkan sekitar 20 persen ranting dan masjid berada dalam kategori sangat sehat dan berdampak positif. Sebanyak 50 persen masuk kategori sehat, 25 persen tergolong kurang sehat, sedangkan lima persen lainnya memerlukan pembinaan lebih intensif.
Data tersebut, lanjutnya, menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi PDM Sidoarjo untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, pelayanan jamaah, serta penguatan dakwah Persyarikatan.
Sebagai tindak lanjut, LPCRPM PDM Sidoarjo akan melaksanakan Ranting dan Masjid Muhammadiyah Award 2026.
“Kami akan mengadakan Ranting dan Masjid Muhammadiyah Award 2026. Proses penilaian akan dilaksanakan mulai awal Juli hingga Oktober 2026, sedangkan pengumuman pemenang akan dilakukan pada peringatan Milad Muhammadiyah ke-117 Hijriah,” jelas Misbach.
Ia berharap seluruh PRM dan takmir masjid Muhammadiyah mulai mempersiapkan diri mengikuti program tersebut.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk memetakan potensi, memperbaiki kelemahan, sekaligus menghadirkan praktik-praktik terbaik yang dapat menjadi inspirasi bagi ranting dan masjid lainnya.
Misbach menjelaskan bahwa penyelenggaraan penghargaan tersebut bertujuan memberikan apresiasi kepada ranting dan masjid Muhammadiyah yang berprestasi sehingga mampu menjadi contoh dalam mengembangkan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, program tersebut juga diharapkan semakin menguatkan fungsi masjid sebagai pusat berbagai aktivitas umat.
“Masjid merupakan alat dakwah yang sangat strategis. Masjid harus menjadi pusat dakwah dan pemberdayaan umat. Apapun masalahnya, masjid solusinya. Inilah jargon LPCR-PM Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang harus kita wujudkan bersama,” tegasnya.
Melalui Pengajian Rutin Ahad Pagi serta berbagai program penguatan ranting dan masjid, PDM Sidoarjo berupaya membangun ekosistem dakwah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments