Takmir Masjid At-Taqwa Sumurgayam, Paciran, mengikuti kegiatan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Batch 3 yang diselenggarakan di Masjid Asy-Syifa RS Muhammadiyah Lamongan (RSML), Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pengembangan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur tersebut diikuti oleh 80 peserta dari 15 masjid Muhammadiyah di Jawa Timur serta satu masjid dari Denpasar, Bali.
Pada kegiatan AM3 Batch 3 ini, Masjid At-Taqwa Sumurgayam mengirimkan lima delegasi, yaitu:
- Drs. M. Anwar, M.Pd.
- Fatchur Rohim, S.Ag., S.Pd.
- Shohibul Huda, S.Pd.I.
- Hilal Husni, S.Pd.
- Ahmad Sugihartono, S.Pd.
Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Sumurgayam, Drs. M. Anwar, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam AM3 merupakan kesempatan berharga untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan masjid.
“Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah ini adalah kesempatan yang langka, sehingga kami ambil peluang itu untuk mengembangkan kemampuan manajerial Marbot masjid dan penggerak masjid Muhammadiyah,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Takmir Masjid At-Taqwa Sumurgayam, Fatchur Rohim, S.Ag., S.Pd., berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap tata kelola masjid dan pengembangan program-program kemasjidan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Fungsi masjid tidak sekedar sebagai pusat dakwah, namun juga harus mampu memberi solusi persoalan-persoalan keumatan, kita menginginkan masjid Sumurgayam makmur sekaligus memakmurkan,” ungkap alumnus MA Al-Ishlah tahun 1994 tersebut.
Menurutnya, konsep pelatihan yang diterapkan dalam AM3 Batch 3 sangat menarik karena tidak hanya berisi materi di dalam kelas, tetapi juga menghadirkan kegiatan lapangan yang inspiratif.
“AM3 dikemas dengan berbagai kegiatan yang menarik dan inspiratif, tidak hanya classical tetapi juga ada kegiatan studi lapangan ke masjid Baiturrahim Bulu Brangsi Laren Lamongan dilanjut dengan petik melon di Kebun melon Amal Usaha Muhammadiyah Ranting Godok Laren,” kesan Fatchur yang berstatus guru bahasa Inggris.
Peserta lainnya, Hilal Husni, S.Pd., yang mewakili unsur remaja masjid, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan untuk mengembangkan Masjid At-Taqwa Sumurgayam menjadi lebih unggul.
Hilal mengaku terkesan dengan materi yang disampaikan Anggota LPCRPM PP Muhammadiyah, Ustadz Kusnadi Ikhwani, yang menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam pengelolaan masjid.
“Marbot Masjid Muhammadiyah tidak boleh hanya menjalankan tugas apa adanya, tetapi harus terus berinovasi sesuai kebutuhan umat,” kutip Hilal dari pernyataan Ketua Takmir Masjid Raya Al-Falah Sragen tersebut.
Keikutsertaan Takmir Masjid At-Taqwa Sumurgayam dalam AM3 Batch 3 menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelola masjid agar mampu menghadirkan program-program yang lebih relevan dengan kebutuhan umat.
Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memperoleh wawasan tentang tata kelola masjid yang profesional, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk menjadikan masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments