KKN MAS Malang Kelompok 106 Desa Kasembon menggelar edukasi anti-bullying kepada sekitar 256 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kasembon, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi salah satu rangkaian program kerja KKN MAS Malang Kelompok 106. Edukasi ini bertujuan mengajak siswa mengenal bullying atau perundungan, memahami dampaknya, serta membangun sikap saling menghargai dalam pertemanan.
Sejak awal kegiatan, para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas dengan pemaparan materi, sharing pengalaman, ice breaking, hingga relaksasi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan anggota KKN MAS Malang Kelompok 106 kepada para siswa.
Selanjutnya, mahasiswa KKN memaparkan materi mengenai bullying. Para siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan, dampak yang dapat dirasakan korban, serta sikap yang dapat dilakukan ketika melihat teman mengalami perundungan.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing pengalaman. Siswa diberi kesempatan maju ke depan untuk menceritakan pengalaman atau pandangan mereka mengenai bullying dan pertemanan.
Sejumlah siswa dengan berani maju dan berbicara di hadapan teman-temannya. Sesi tersebut membuat kegiatan terasa lebih dekat karena siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk saling mendengarkan cerita.
Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN memberikan hadiah kepada siswa yang berani maju dan berbagi pengalaman. Pemberian hadiah tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan atas keberanian siswa untuk menyampaikan cerita dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan.
Suasana kemudian dibuat lebih santai melalui ice breaking Tepuk Anti-Bullying. Para siswa mengikuti gerakan dan tepukan bersama dengan penuh semangat.
Setelah itu, kegiatan memasuki sesi relaksasi. Siswa diajak menenangkan diri sekaligus menghayati kembali pesan yang telah disampaikan selama edukasi.
Pada sesi tersebut, suasana berubah menjadi lebih tenang dan emosional. Beberapa siswa terlihat menangis karena terbawa suasana dan menghayati proses yang diberikan.
Momen tersebut menjadi bagian dari refleksi setelah siswa memperoleh materi sekaligus memiliki kesempatan mendengarkan dan menceritakan pengalaman terkait pertemanan dan bullying.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, mahasiswa KKN meminta tanggapan siswa mengenai edukasi yang telah mereka ikuti.
Bila, salah satu siswa kelas VII, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Senang karena bisa mendengarkan cerita-cerita teman yang terkena bullying dan bisa mengetahui dampak-dampak dari bullying. Senang aja, rasanya lebih nyaman dan lebih terhindar dari pikiran-pikiran yang tidak baik,” ujar Bila.
Sementara itu, Asti memberikan pesan kepada mahasiswa KKN MAS Malang Kelompok 106 agar tetap semangat menjalankan kegiatan KKN hingga selesai.
“Semangat terus KKN-nya, semoga selalu diberi kelancaran sampai nanti lulus, semoga sehat selalu dan rezekinya lancar terus,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, KKN MAS Malang Kelompok 106 berharap siswa dapat semakin peka terhadap perilaku bullying di lingkungan sekolah.
Tidak hanya memahami bentuk dan dampaknya, siswa juga diharapkan mampu menjaga pertemanan dengan saling menghargai serta tidak menjadikan kekurangan atau kondisi teman sebagai bahan untuk menyakiti.
Edukasi kemudian ditutup dengan foto bersama mahasiswa KKN MAS Malang Kelompok 106 dan pihak sekolah. Antusiasme siswa selama kegiatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan edukasi anti-bullying tersebut.





0 Tanggapan
Empty Comments