Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lewat PPL dan KKN Internasional, Mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro Ukir Pengalaman Global di Thailand

Iklan Landscape Smamda
Lewat PPL dan KKN Internasional, Mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro Ukir Pengalaman Global di Thailand
Peserta KKN dan PPL Internasional di Phattanawitya School, Yala, Thailand. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pengalaman berharga dan penuh kesan dirasakan oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro yang tengah menjalankan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Phattanawitya School, Yala, Thailand Selatan, pada (24/7-10/8/2026).

​Kelompok PPL dan KKN ini terdiri dari tiga mahasiswa, yaitu Latifah Nur Rohima, Wulanda Ayu Aprilliya, dan Abdul Hafid. Melalui program ini, mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro tidak hanya membawa nama baik kampus di kancah internasional, tetapi juga menyerap berbagai praktik baik (best practices) dalam dunia pendidikan untuk diterapkan di tanah air saat kembali nanti.

​Sejak hari pertama menginjakkan kaki di Pattanawitya School, suasana belajar yang inklusif dan ramah langsung menyapa. Kegiatan sekolah berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 waktu setempat. Ada hal menarik dari sekolah ini, yakni tidak adanya kantor guru khusus. Setiap guru langsung memasuki dan menetap di ruang kelas masing-masing hingga kegiatan belajar-mengajar (KBM) selesai.

​Proses pembelajaran dikemas secara kreatif, interaktif, dan menggembirakan, sehingga para siswa tampak sangat antusias dan tidak mudah bosan. Pada pukul 12.20, seluruh siswa beristirahat untuk menikmati makan siang yang disediakan pihak sekolah, kemudian dilanjutkan dengan shalat dhuhur berjamaah sebelum para siswa kembali melanjutkan KBM.

​Selama bertugas, para mahasiswa terlibat aktif mendampingi para siswa. Peran utama mereka meliputi membantu guru utama mempersiapkan materi, mengawasi dan menasihati siswa di dalam kelas, hingga memastikan suasana belajar tetap kondusif.

​Kesempatan menjadi advisor teacher (guru penasihat) memberikan ruang nyata bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu keguruan yang telah dipelajari di bangku kuliah. Banyak metode pembelajaran berbasis praktik di Thailand yang menjadi bekal pengalaman berharga bagi mereka.

Pengalaman Global

​Latifah Nur Rohima salah satu peserta program mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan emas yang diperoleh.

SMPM 5 Pucang SBY

​“Meski terkendala bahasa. Kami belajar banyak hal di Pattanawitya School, mulai dari manajemen kelas hingga pendekatan emosional kepada siswa dengan latar belakang budaya yang berbeda. Suasana belajar yang menggembirakan di sini terbukti membuat siswa lebih aktif dan percaya diri,” ujarnya

​Ia menambahkan bahwa pengalaman bertugas di luar negeri ini semakin memantapkan kesiapan mental dan keterampilannya sebagai calon pendidik.

​“Kami diberikan amanah untuk mengajar Bahasa Inggris. Harapannya ketika kembali ke Indonesia metode pembelajaran berbasis praktik dan interaktif yang telah kami dapatkan di Thailand ini bisa kami terapkan dan kembangkan,” tambahnya.

​Pengalaman internasional ini menguatkan rasa bangga menjadi bagian dari civitas akademika STIT Muhammadiyah Bojonegoro. Program ini membuktikan bahwa kampus daerah mampu memberikan panggung dan kontribusi global bagi para mahasiswanya.

​Harapannya, STIT Muhammadiyah Bojonegoro semakin maju, unggul, dan konsisten menyelenggarakan program berskala internasional setiap tahunnya demi melahirkan pendidik berpikiran global dan berkemajuan. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 13/08/2026 17:37
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu