
PWMU.CO – Siswa SMA Muhammadiyah 4 (Smampat) Sidayu, Gresik, Jawa Timur, menyambut awal masuk sekolah dengan mengikuti kegiatan Baitul Arqam.
Acara yang digelar dalam rangka menyambut bulan Ramadan ini berlangsung pada Kamis (6/3/2025) di Aula KH Ahmad Dahlan Smampat.
Kegiatan ini diikuti oleh 91 siswa yang dibagi ke dalam 10 kelompok, dengan didampingi oleh 10 guru pembimbing.
Program Pesantren Kilat Baitul Arqam tahun ini mengusung tema “Mencetak Generasi Milenial yang Paham Ajaran Islam dan Berakhlakul Karimah.”
Ketua panitia sekaligus perwakilan kepala sekolah, Ahmad Yani MPd, mengapresiasi semangat para siswa yang tetap antusias mengikuti kegiatan ini meskipun dalam kondisi berpuasa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa yang hadir dengan penuh semangat. Begitu pula kepada panitia dan guru pendamping yang telah bekerja sama dengan baik sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (6-8/3/2025),” ujarnya.
Makna Baitul Arqam dan Rangkaian Kegiatan
Ahmad Yani menjelaskan bahwa Pesantren Kilat Baitul Arqam (PKBA) memiliki makna mendalam. Kata “Pesantren” menunjukkan tempat menimba ilmu, sementara “Kilat” menandakan durasi yang singkat, hanya tiga hari.
Nama Baitul Arqam sendiri merujuk pada rumah sahabat Nabi yang menjadi tempat pembinaan generasi Islam unggul dan beradab.
Selama tiga hari, kegiatan ini menghadirkan pemateri dari luar sekolah, kecuali pada hari Sabtu yang diisi oleh pemateri internal.
Setiap hari, para siswa mendapatkan dua materi utama, di antaranya:
- Kamis: Gaya Hidup Remaja Muslim di Era Global dan Etika Bermedia Sosial dalam Pandangan Umum dan Agama.
- Jumat: Ngaji Dulu, Biar Hati Tidak Kaku dan Kiat Sukses Meraih Cita-Cita Masa Depan.
- Sabtu: Pendalaman Materi Salat, Dzikir, dan Doa serta Praktik Ibadah.
Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa semakin memahami ajaran Islam dan mampu menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Marilah kita niatkan belajar sebagai ibadah karena Allah. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi berkah dan membawa manfaat dalam kehidupan,” pesan Ahmad Yani. (*)
Penulis Chilmiyati Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan





0 Tanggapan
Empty Comments