Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

RSM Lamongan Gelar Seminar Manajemen Risiko Kehamilan dan Skrining Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi

Iklan Landscape Smamda
RSM Lamongan Gelar Seminar Manajemen Risiko Kehamilan dan Skrining Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi
Seminar ilmiah "Manajemen Risiko Kehamilan dan Tantangan Skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB)" RS Muhammadiyah Lamongan, Selasa (14/04/2026).
pwmu.co -

Dalam upaya meningkatkan keselamatan ibu dan bayi, Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lamongan menggelar seminar ilmiah bertajuk manajemen risiko kehamilan dan tantangan skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB).

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/04/2024) ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarfasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Lamongan.

Kehamilan risiko tinggi masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan. Faktor seperti usia ibu, penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi, hingga infeksi selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi fatal.

Salah satu dampak yang diwaspadai adalah munculnya Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada bayi baru lahir, yang merupakan salah satu penyebab utama kematian neonatal.

Lebih lanjut, seminar ini menghadirkan dua dokter spesialis dari RS Muhammadiyah Lamongan sebagai pemateri utama. Yaitu dr Ayu Diah Primaningrum SpOG (Spesialis Kandungan) yang memaparkan materi Penatalaksanaan Kehamilan Risiko Tinggi.

Kemudian hadir pula dr Bayu Kurniawan SpA MBiomed (Spesialis Anak) yang membahas pentingnya Skrining PJB pada Bayi.

Sistem Hybrid dan Penguatan Jejaring

Kegiatan ini terlaksana secara hybrid untuk menjangkau lebih banyak tenaga kesehatan.

Sebanyak 33 peserta hadir secara langsung (offline) yang terdiri dari perwakilan Puskesmas, Klinik kesehatan, serta Bidan Praktik Mandiri di sekitar Kabupaten Lamongan. Sementara itu, 40 peserta lainnya mengikuti jalannya materi melalui platform Zoom Meeting.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Dalam sesinya, dr Bayu menekankan bahwa deteksi dini melalui metode pulse oximetry screening terbukti efektif meningkatkan keberhasilan penanganan PJB.

Namun, tantangan di lapangan seperti keterbatasan sarana dan kurangnya update keilmuan terkait tata laksana PJB pada Bayi baru lahir oleh tenaga medis masih sering ditemukan.

Dukung Akreditasi dan Mutu Layanan

Di samping sebagai sarana edukasi, seminar yang bekerja sama dengan Puslat RS Muhammadiyah Lamongan ini juga menjadi langkah strategis rumah sakit dalam memenuhi elemen penilaian akreditasi.

Panitia Penyelenggara seminar, Bdn Neneng Huriyah STrKeb, dalam kesempatan terpisah menjelaskan bahwa ada lima tujuan utama dari kegiatan ini. Antara lain:

  1. Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam deteksi dini risiko maternal dan neonatal.
  2. Menyelaraskan Standar Operasional Prosedur (SOP) rujukan antar fasilitas kesehatan.
  3. Memperkuat koordinasi antara rumah sakit dan fasilitas kesehatan jejaring.
  4. Mendukung implementasi skrining PJB sebagai bagian dari pelayanan neonatal yang bermutu.
  5. Mendokumentasikan pembinaan jejaring sebagai syarat akreditasi rumah sakit.

Harapannya, seminar yang telah mendapatkan sertifikasi SKP dari Kemenkes RI ini mampu menciptakan sistem rujukan yang lebih responsif dan terintegrasi.

Dengan koordinasi lintas Instansi dan juga lintas profesi yang lebih baik, risiko keterlambatan penanganan pasien dapat diminimalisir. Demi menjamin keselamatan ibu dan bayi di wilayah Lamongan dan sekitarnya.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 14/04/2026 22:42
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡