Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa SMAS Muha Genteng Bersanding dengan Gubernur Jatim di BEC

Iklan Landscape Smamda
Siswa SMAS Muha Genteng Bersanding dengan Gubernur Jatim di BEC
pwmu.co -
Reyhan bersama Khofifah Indar Parawansa dan Ipuk Fiestiandani usai pagelaran BEC (Alib/PWMU.CO)

PWMU.CO – Siswa SMAS Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi, Reyhan Iftitan Ramadhanu (Reyhan), bersama para siswa berprestasi se-Banyuwangi mendapat kehormatan duduk di bangku VVIP, sejajar dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, beserta jajaran tamu undangan dan Muspida Banyuwangi pada Banyuwangi Ethno Carnival (BEC).

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (12/7/2025) di sepanjang jalan protokol depan Kantor Bupati Banyuwangi.

Panitia BEC tahun ini mengimbau kepada semua penonton, termasuk jajaran Pemkab Banyuwangi, untuk mengenakan busana hitam sebagai bentuk duka cita atas musibah tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh hadirin mengheningkan cipta dan berdoa bersama untuk para korban KMP Tunu Pratama Jaya.

“Mari kita tundukkan kepala sejenak untuk mengirimkan doa sebagai rasa belasungkawa kepada para korban. Semoga doa yang kita panjatkan pada hari ini bisa menjadi doa yang baik bagi para korban yang wafat, sekaligus menjadi doa bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Ipuk.

“Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tim SAR, relawan, TNI, Polri, dan seluruh yang terlibat dalam pencarian korban,” imbuhnya.

Ajakan doa bersama juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebelum membuka acara BEC dengan mengajak para hadirin membaca surat Al-Fatihah.

“Tadi saya sempatkan bertemu kepada para ahli waris di Pelabuhan Ketapang untuk berbela sungkawa. Semoga amal baiknya diterima, khilafnya diampuni, dan keluarga diberi kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” kata Khofifah.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ngelukat

Reyhan bersama peserta BEC kehormatan dari Prancis (Alib/PWMU.CO)

BEC tahun ini mengangkat tema NGELUKAT (membersihkan diri): Usingnese Traditional Ritual, menggunakan ritual tradisional. Tema ini menceritakan tentang tahapan atau fase kehidupan masyarakat Suku Osing sebagai suku asli Banyuwangi, mulai dari sebelum lahir hingga meninggal dunia.

Beraneka ragam dan warna-warni busana peserta BEC saling adu kreativitas menampilkan yang terbaik tanpa melenceng dari tema, dengan peserta dari jenjang SD sampai tingkat umum.

Prosesi budaya yang ditampilkan mencakup selapanan, mudun lemah, sunatan, lamaran, pernikahan, mitoni, hingga penampilan kostum BEC terbaik dari tahun 2011 sampai 2024.

Suasana Kota Banyuwangi berlimpah ruah dengan penonton yang memadati area acara. Bahkan di jajaran tamu undangan banyak hadir tamu asing. Tiga jam berlalu, tepatnya mulai pukul 13.00 WIB, pagelaran BEC usai. Reyhan bersama seluruh penonton lainnya membubarkan diri.

Penulis Abdul Muntholib Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡