Sorak sorai dan riuh tepuk tangan menggema di GOR Dinas Pendidikan Lamongan sepanjang gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Muhammadiyah (O2SM) Cabang Tapak Suci, Jumat–Ahad (14–16/11/2025).
Di antara berbagai tim yang bertanding, kontingen Tapak Suci Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan tampil mencuri perhatian.
Mengandalkan latihan terstruktur dan kekompakan tim, para santri tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga berhasil membawa pulang prestasi membanggakan tingkat Karesidenan Bojonegoro.
“Alhamdulillah alladzi bini’matihi tathimmushshoolihaat. Kita sangat bersyukur atas capaian anak-anak,” ujar Shofi, pelatih yang sejak pagi mendampingi para santri bersiap di arena. “Pencapaian ini buah dari disiplin. Mereka berlatih dengan sungguh-sungguh, dan hari ini hasilnya terlihat.”
Perjalanan menuju O2SM bukanlah proses singkat. Para santri Al Mizan berlatih intensif selama berbulan-bulan, mulai dari teknik dasar hingga manajemen emosi saat tanding.
Pelatih Andini Salma Rengur menekankan bahwa pembinaan karakter menjadi bagian penting dalam proses pelatihan.
“Tapak Suci bukan hanya bela diri. Ini pendidikan adab,” terangnya. “Pada anak-anak saya tekankan sportivitas dan keberanian. Mereka harus kuat secara mental, tapi tetap rendah hati.”
Shofi menambahkan bahwa disiplin pesantren memberi keuntungan tersendiri. “Latihan menjadi lebih teratur. Saat masuk arena, mereka sudah terbiasa dengan kontrol diri.”
Deretan Prestasi Mengharumkan Nama Pesantren
Keikutsertaan kali ini berbuah manis. Berikut prestasi yang diraih Tim Tapak Suci Ponpes Al Mizan di O2SM 2025 Tingkat Karesidenan Bojonegoro:
Kategori Pra Remaja
- Akhmad Fathir – Juara 1 Kelas C Putra Pra Remaja
- Naisya Humarohas – Juara 1 Kelas D Putri Pra Remaja
- Tito Razzani – Juara 3 Kelas E Putra Pra Remaja
- Abyan Surya – Juara 3 Kelas F Putra Pra Remaja
Kategori Remaja
- Fadhli Sholihul Huda – Juara 1 Kelas C Putra Remaja
- Rafael Akmal – Juara 2 Kelas A Putra Remaja
- Irsyad Misbahul – Juara 2 Kelas B Putra Remaja
- Putri Anatasya – Juara 3 Kelas B Putri Remaja
- Laura Devi – Juara 3 Kelas E Putri Remaja
Para santri tampak bangga ketika nama mereka dipanggil satu per satu. Sebagian memegang medali dengan tangan bergetar, bukan karena lelah semata, tetapi haru dan kelegaan setelah perjuangan panjang.
“Melihat mereka naik podium itu rasanya luar biasa,” ujar Andini. “Kami ingin mereka menanamkan dalam hati bahwa prestasi adalah amanah. Tidak berhenti di sini.”
/
Bagi tim pelatih, ajang O2SM adalah ruang pembelajaran. Anak-anak dilatih menghadapi tekanan, mengelola emosi, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Tapak Suci bahkan dalam situasi kompetisi.
Shofi berharap pengalaman tahun ini menjadi pemantik motivasi bagi generasi berikutnya. “InsyaAllah tahun depan kita lebih matang. Anak-anak sekarang sudah melihat bahwa kerja keras tidak mengkhianati hasil.”
Di akhir kompetisi, seluruh kontingen Al Mizan berkumpul untuk berfoto bersama. Senyum lebar menghiasi wajah mereka, baik yang mendapatkan medali maupun yang baru mendapat pengalaman pertama di gelanggang resmi.
Pada akhirnya, O2SM 2025 meninggalkan jejak mendalam bagi Pesantren Al Mizan. Bukan hanya soal juara, tetapi perjalanan menempa jiwa, meneguhkan adab, dan mengokohkan karakter kader Tapak Suci yang tangguh dan berakhlak. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments