Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kiai Saad Ibrahim Hibahkan Rp50 Juta untuk Sentra Kuliner Aisyiyah

Iklan Landscape Smamda
Kiai Saad Ibrahim Hibahkan Rp50 Juta untuk Sentra Kuliner Aisyiyah
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. KH Saad Ibrahim, MA mengobrol dengan Ketua PCM dan PCA Balongbendo terkait Modal Usaha Ibu-ibu Aisyiyah, disela-sela Halalbihalal di Halaman Masjid Namiroh, Balongbendo, Ahad (29/3/2026). (Foto: Kholid/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Saad Ibrahim memberikan apresiasi tinggi terhadap keterampilan memasak kader Aisyiyah Cabang Balongbendo, Sidoarjo. Kekaguman tersebut diwujudkan melalui hibah modal usaha sebesar Rp50 juta untuk mendirikan sentra kuliner.

Momen ini terjadi di sela kegiatan Halalbihalal yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Balongbendo di halaman Masjid Namiroh, Ahad (29/3/2026).

Kiai Saad menilai kualitas rasa masakan, khususnya menu Rawon dan Soto, sangat layak untuk dikomersialkan. Ia mendorong para ibu Aisyiyah untuk tidak hanya memasak dalam kegiatan internal, tetapi mulai mengembangkan usaha kuliner secara profesional.

Dalam sambutannya yang disambut hangat warga, Kiai Saad menegaskan dukungannya dengan memberikan hibah sekaligus tantangan.
“ Saya hibahkan Rp50 juta untuk modal. Saya beri waktu satu bulan agar usaha itu berkembang. Kalau tidak berkembang, kembalikan uangnya. Kalau berkembang, teruskan,” ujarnya.

Ia juga mengajak kepala desa dan masyarakat sekitar untuk mendukung usaha tersebut dengan memesan katering dari ibu-ibu Aisyiyah dalam setiap kegiatan desa maupun warga.

Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Balongbendo, Sri Yayunani, menyambut baik amanah tersebut. Ia menyebut potensi kuliner kader Aisyiyah sebenarnya sudah terlihat melalui kegiatan bazar dan UMKM ranting, namun belum terintegrasi dalam satu wadah permanen.

SMPM 5 Pucang SBY

“Alhamdulillah, respons dari Pak Saad luar biasa. Beliau menilai masakan kami layak dipasarkan. Rencananya kami akan menghimpun berbagai masakan dan jajanan dari ibu-ibu di Cabang Balongbendo,” jelasnya.

Selain menu rawon dan soto, pihaknya juga akan mendata berbagai variasi makanan lainnya untuk dikembangkan dalam sentra kuliner.

Rencana pendirian sentra kuliner Aisyiyah ini diharapkan menjadi solusi ekonomi bagi para kader perempuan di Balongbendo. Model bisnis yang akan dijalankan berbasis kolektif, di mana hasil masakan para anggota dihimpun dan dipasarkan dalam satu pusat usaha.

“Harapan kami, dengan adanya sentra kuliner ini, ibu-ibu bisa mendapatkan tambahan penghasilan tanpa harus bekerja jauh dari rumah. Kami akan segera berkoordinasi agar target satu bulan ini bisa tercapai,” pungkas Sri Yayunani.

Revisi Oleh:
  • Satria - 29/03/2026 18:58
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu