Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Belajar dari Alumni, Siswa Mugeb Primary School Menyalakan Mimpi, Membangun Masa Depan

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Belajar dari Alumni, Siswa Mugeb Primary School Menyalakan Mimpi, Membangun Masa Depan
Siswa kelas VI Mugeb Primary School saat mengikuti Friday Boarding School bertema “Reach Your Dream, Build Your Future” pada Jumat (23/10/2026). Foto: Kaaiisnawati.
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Setiap anak menyimpan sebuah mimpi. Ada yang ingin menjadi dokter, guru, pengusaha, ilmuwan, atau profesi lain yang kelak membuatnya bangga.

Namun, mimpi tidak cukup hanya disimpan dalam hati. Ia membutuhkan keberanian untuk dimulai, langkah untuk dijalani, dan ketekunan untuk diwujudkan.

Semangat itulah yang hadir dalam kegiatan Friday Boarding School siswa kelas VI Mugeb Primary School yang mengusung tema “Reach Your Dream, Build Your Future” pada Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bahwa masa depan bukan sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu dibangun sejak hari ini.

Hadirkan Dokter Gigi Alumni Mugeb

Hadir sebagai narasumber, drg Arinil Haque, alumni angkatan ke-5 Mugeb Primary School, membagikan pengalaman dan cerita inspiratif tentang perjalanan meraih impian.

Dengan bahasa yang dekat dengan siswa, ia mengajak mereka memahami bahwa kesuksesan tidak hadir secara instan, tetapi tumbuh dari kebiasaan baik, kerja keras, dan konsistensi.

“Mimpi besar tidak harus langsung diwujudkan dengan langkah besar. Mulailah dari hal-hal kecil yang bisa kalian lakukan setiap hari” tutur drg Arinil Haque.

Pesan tersebut menjadi salah satu benang merah dalam kegiatan. Menurutnya, belajar dengan tekun, berani mencoba, tidak mudah menyerah, dan terus memperbaiki diri merupakan langkah sederhana yang dapat membawa seseorang semakin dekat dengan cita-citanya.

Tidak hanya berbicara tentang kemampuan akademik, drg Arinil juga mengajak siswa mengenali karakter yang perlu dibangun untuk meraih kesuksesan.

Jujur, rajin, sabar, dan percaya diri menjadi empat karakter penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau ingin sukses, jangan hanya mengandalkan bakat. Bakat harus dilatih dengan disiplin, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, drg Arinil juga memperkenalkan konsep “Lima Kunci Satu Tujuan”. Lima kunci tersebut adalah Allah, guru, teman dan lingkungan, ayah dan ibu, serta diri sendiri.

Kunci pertama adalah Allah, sebagai sumber petunjuk dan kekuatan. Setiap usaha dapat dimulai dengan doa, kemudian dilanjutkan dengan ikhtiar terbaik.

Selanjutnya, guru menjadi sosok yang membuka pintu ilmu, membantu siswa menemukan potensi, dan memberikan arahan dalam proses belajar.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Sumber Semangat

Sementara itu, teman dan lingkungan yang baik dapat menjadi sumber semangat untuk terus berkembang.

Saling membantu, belajar bersama, dan memberikan dukungan membuat perjalanan menuju cita-cita terasa lebih ringan.

Tidak kalah penting, ayah dan ibu menjadi tim pendukung yang selalu berada di belakang setiap langkah. Doa, perhatian, bimbingan, dan kasih sayang orang tua menjadi kekuatan yang sering kali tidak terlihat, tetapi memiliki peran besar dalam perjalanan.

Namun, dari kelima kunci tersebut, terdapat satu kunci yang sangat menentukan, yaitu diri sendiri. Kemauan untuk belajar, berlatih, disiplin, dan tidak mudah menyerah menjadi bekal penting untuk mewujudkan cita-cita.

Antusiasme siswa semakin terlihat ketika kegiatan memasuki sesi tanya jawab. Siswa tidak hanya menyimak materi, tetapi juga berani menyampaikan pertanyaan tentang hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka.

Tak hanya berbicara tentang mimpi dan masa depan, kehadiran drg. Arinil Haque juga membawa pesan penting tentang kesehatan.

Siswa kelas VI diajak mengenal lebih dekat cara merawat gigi dan mulut, karena tubuh yang sehat menjadi salah satu bekal untuk terus belajar, tumbuh, dan mengejar cita-cita.

Queenesha Shaqila Feranggie, siswa kelas 6 Akordion, dengan penuh rasa ingin tahu bertanya, “Boleh tidak minum kopi setiap hari, Dok?” tanyanya.

Pertanyaan serupa disampaikan oleh Zhafira Fatya Wardhani, siswa kelas VI Elekton. Ia bertanya, “Kalau minum susu stroberi setiap hari, boleh atau tidak, Dok?” tambah Zhafira.

Pertanyaan-pertanyaan sederhana tersebut menjadi bagian menarik dalam kegiatan. Dari rasa ingin tahu siswa, pembelajaran berkembang menjadi percakapan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Siswa pun mendapatkan pemahaman bahwa meraih masa depan juga perlu diiringi dengan kepedulian terhadap kesehatan diri, termasuk kesehatan gigi.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 30/10/2026 00:52
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu