Drumband ‘Aisyiyah Sendangagung, Korps Drumband Jaya Pertiwi, tampil memukau dalam Kirab Budaya memperingati Hari Kartini yang digelar di kawasan Desa Sendangduwur–Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Dengan mengenakan jarik dan kebaya ala Kartini, para personel harus melewati medan jalan yang berkelok, menanjak, dan menurun. Kondisi geografis kawasan perbukitan tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk tampil maksimal.
Acara ini diselenggarakan oleh Gugus VI PAUD Paciran dengan rute yang menantang, mengikuti kontur wilayah Sendangduwur dan Sendangagung yang berada di dataran tinggi.
Meski mayoritas personel berusia di atas 50 tahun, semangat para ibu-ibu ‘Aisyiyah tetap menyala. Mereka tetap tampil penuh energi meskipun harus membawa peralatan drumband yang cukup berat, ditambah keterbatasan gerak akibat penggunaan jarik dan kebaya.
Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sendangagung, Titin Yuliana, SP menyampaikan:
“Alhamdulillah, penampilan Drumband Jaya Pertiwi Aisyiyah Sendangagung berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Dengan jumlah 43 personil yang tampil, tim mampu menunjukkan kekompakan, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab yang luar biasa,”
Ia menambahkan:
“Medan yang dilalui cukup menantang karena kondisi jalan yang naik turun, dengan pakaian kartinian (kebaya dan jarik an) namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat. Justru menjadi pengalaman berharga—bukan membuat kapok, tetapi menumbuhkan rasa bangga karena berhasil melewati tantangan bersama,”
Penampilan drumband ini juga mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat yang menyaksikan kirab budaya tersebut.
“Ini Kartini Aisyiyah dari Sendangagung, tampil anggun islami penuh power, menunjukkan Kartini muslimah berkemajuan, modern dan elegan dengan dandanan penuh syari,”
Kutipan tersebut berasal dari salah satu penonton di kawasan Jublang Duku yang diunggah melalui media sosial.
Salah satu personel, Hariyati (61), mengaku bangga dengan kekompakan timnya. Ia menyebut bahwa latihan yang dilakukan relatif singkat, namun mampu menghasilkan penampilan yang memukau.
“Di beberapa perlintasan jalan yang dilalui drumband emak-emak Aisyiyah banyak yang mengabadikan tampilan drumband dan tak perlu menunggu lama telah muncul video dan foto di berbagai platform medsos di internet,”
Penampilan mereka pun langsung viral di media sosial, dibuktikan dengan banyaknya dokumentasi yang beredar di berbagai platform digital.
Partisipasi Drumband Aisyiyah Sendangagung dalam Kirab Budaya ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol semangat Kartini masa kini—perempuan tangguh, berdaya, dan tetap menjunjung nilai budaya serta keislaman.





0 Tanggapan
Empty Comments