Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) 2026 kelompok 93 dan 94 resmi dibuka pada Jumat (31/7/2026) di Balai Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Kegiatan ini sebagai bentuk simbolis untuk dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang akan dilaksanakan selama kegiatan KKN.
Acara pembukaana dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Muslikhati, S.E., M.E., kepala desa ngenep, Sandi Bambang Sudjiono, S.E Ketua PCM Karangploso, Heri Sulistiyono, S.T., M.PD., PCA karangploso Rina Nurul, S.E., Ketua PRM Ngenep Dodik Iskandar, PRA Ngenep Dewi Mardiah, perangkat desa, serta seluruh peserta KKN MAS kelompok 93 dan 94
Alif selaku perwakilan mahasiswa menyampaikan laporan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama pengabdian di Desa Ngenep.
Dalam laporannya, Alif menjelaskaan bahwa mahasiswa menyusun program kerja yang sudah disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat, di antaranya pemberdayaan sektor pertanian melalui edukasi dan pendampingan, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui pendampingan legalitas usaha.
Selain itu, mahasiswa juga akan melaksanakan beberapa kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan sosial kemasyarakatan.
Secara tidak langsung Alif menyampaikan bahwa seluruh program tersebut telah dirancang agar dapat dilaksanakan secara kolaboratif bersama pemerintah desa, Muhammadiyah, Aisyiyah, dan masyarakat sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi desa Ngenep
Dr. Muslikhati, S.E., M.E. selaku dosen pembimbing lapangan mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjaga etika, disiplin, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat selama pelaksaan KKN.
“Mahasiswa harus hadir sebagai pembelajaran, sekaligus mitra masyarakat. Laksanakan setiap program degan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, dan mengutamakan kebermanfatan bagi warga desa Ngenep,” ujarnya.
Sementara itu, Dodik Iskandar selaku ketua prm menyampaikan bahwa pihak Muhammadiyah siap mendukung seluruh kegiatan mahasiswa selama berada di desa.
Menurutnya, sinergi antara mahasiswa dan masyarakat akan menjadi modal penting dalam mewujudkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan
Ketua PCM Karangploso Heri Sulistiyono, S.T., M.Pd., mengajak mahasiswa untuk menjadikan KKN sebaga sarana pengabdian yang tidak hanya mengimplementasikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Menutup serangkaian sambutan sandi bambang sudjiono, S.E selaku kepala desa ngenep menyampaikan apresiasi atas kehadiraan mahasiswa KKN MAS kelompok 93 dan 94.
Ia berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan desa
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di Desa Ngenep. Semoga seluruh program yang dijalankan bermanfaat bagi masyarakat, dan pemerintah desa siap mendukung pelaksanaannya,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembukaan KKN MAS kelompok 93 dan 94 secara resmi memulai rangkaian pengabdian di Desa Ngenep.
Dengan semangat kolaborasi antar mahasiswa, pemerintah desa, Muhammadiyah, dan masyarakat. diharapkan seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana secara optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Ngenep.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments