Suasana penuh semangat dan haru menyelimuti pelaksanaan hari terakhir Cambridge Checkpoint Test siswa kelas VI SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya atau SD Musix, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Royal Hotel Batu tersebut menjadi momentum penting bagi para siswa sebelum menuntaskan pendidikan di jenjang sekolah dasar.
Sejak dini hari, suasana disiplin dan kebersamaan sudah terasa di lingkungan penginapan peserta. Setelah melaksanakan salat Subuh berjamaah, para siswa mengikuti sesi motivasi dan pembinaan khusus bersama Kepala SD Musix, Munahar, S.H.I., M.Pd.
Dalam arahannya, Munahar menekankan tiga pilar utama kesuksesan yang harus dimiliki generasi muda, yakni ilmu, akhlak, dan kepemimpinan (leadership).
“Kunci pertama adalah ilmu. Jika ingin sukses, kalian harus berilmu. Orang-orang hebat yang menorehkan prestasi di dunia ini pasti bergerak dengan dasar ilmu,” tuturnya di hadapan peserta Cambridge Checkpoint.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris yang selama ini diasah di SD Musix menjadi modal penting bagi masa depan siswa di era global.
“Kemampuan bahasa anak-anak sudah sangat bagus. Kelak, jika kalian melanjutkan studi atau berkunjung ke luar negeri, komunikasi tidak lagi menjadi sekat penghalang,” imbuhnya.
Untuk memotivasi siswa, Munahar juga membagikan kisah inspiratif tentang perjuangan pemilik vila tempat mereka menginap yang berhasil bangkit dari seorang karyawan biasa hingga menjadi pengusaha sukses berkat kerja keras dan semangat belajar.
Selain ilmu, Munahar menegaskan bahwa akhlak memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan.
Menurutnya, ilmu yang tinggi tidak akan memberi manfaat jika tidak dibarengi dengan perilaku dan karakter yang baik.
“Setinggi apa pun ilmu seseorang, jika tidak memiliki akhlak yang baik, maka ilmu tersebut akan pasif dan tidak membawa kemaslahatan. Akhlak itu posisinya di atas ilmu,” pesan Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jawa Timur tersebut.
Ia berharap para siswa tidak hanya tumbuh menjadi generasi cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Pilar terakhir yang disampaikan Munahar adalah pentingnya membangun jiwa kepemimpinan sejak dini.
Menurutnya, kepemimpinan tidak selalu berkaitan dengan jabatan besar, tetapi dimulai dari kemampuan mengatur dan mendisiplinkan diri sendiri.
“Anak-anak harus mandiri; mampu menyiapkan kebutuhan pribadi, mendisiplinkan waktu, dan bertanggung jawab atas tindakan sendiri. Itulah sejatinya fondasi leadership,” jelasnya.
Usai mengikuti sesi motivasi, para siswa memanfaatkan waktu dengan berjalan santai di sekitar area penginapan sambil menikmati udara segar Kota Batu.
Mereka tampak menikmati suasana kebersamaan bersama teman-teman sebelum menghadapi ujian terakhir.
Rangkaian persiapan kemudian ditutup dengan sarapan pagi bersama sebelum seluruh peserta menuju lokasi ujian di Royal Hotel Batu.
Dengan persiapan matang, dukungan guru dan orang tua, serta semangat yang tinggi, para siswa mengikuti hari terakhir Cambridge Checkpoint Test dengan penuh optimisme dan percaya diri.





0 Tanggapan
Empty Comments