Kegiatan Kajian Inspirasi Subuh yang rutin digelar di Masjid Attaqwa Pogot Surabaya kembali menghadirkan suasana khidmat dan penuh makna, Rabu (8/4/2026). Kajian yang dilaksanakan setiap Rabu ba’da Subuh ini senantiasa dipadati jamaah dari wilayah Surabaya Utara dan sekitarnya yang haus akan siraman ruhani.
Pada kesempatan kali ini, kajian mengangkat tema “Memperkokoh Iman Pasca Ramadan” dengan menghadirkan Muchamad Arifin sebagai pemateri. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa iman merupakan pondasi utama dalam setiap amal ibadah. Iman yang kokoh akan menjaga keberlangsungan amal, sebagaimana bangunan yang berdiri tegak karena memiliki pondasi yang kuat.
Ia juga mengutip nasihat Imam Syafi’i bahwa iman memiliki cabang-cabang yang tercermin dalam amal perbuatan. Iman dapat bertambah dengan ketaatan dan berkurang karena kemaksiatan. Oleh karena itu, menjaga konsistensi ibadah pasca Ramadan menjadi kunci agar keimanan tetap hidup dan terus menguat.
Kajian berlangsung dengan penuh kekhusyukan hingga menjelang penutupan. Namun, pada penghujung acara, suasana berubah menjadi haru dan penuh kegetaran spiritual. Seorang hamba Allah, Susilia Jesica Ina Koli, dengan penuh kesadaran dan ketulusan hati mengikrarkan dua kalimat syahadat sebagai tanda resmi memeluk Islam.
Prosesi ikrar syahadat tersebut dibimbing langsung oleh tim dari Mualaf Learning Center LDK Muhammadiyah Surabaya dan disaksikan oleh jamaah yang hadir dengan penuh rasa syukur. Tangis bahagia pun mengiringi detik-detik sakral yang menjadi awal perjalanan iman bagi saudari tersebut.
Ketua takmir masjid sekaligus pengampu kajian rutin, Muchamad Arifin, menyampaikan bahwa Masjid Attaqwa tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga kerap menjadi tempat bagi para pencari kebenaran untuk menemukan hidayah dan berpindah keyakinan menuju Islam. Hal ini menjadi bagian dari komitmen dakwah dalam menghadirkan masjid sebagai ruang terbuka bagi siapa pun.
Peristiwa ini menegaskan bahwa kajian subuh bukan sekadar forum ilmu, tetapi juga menjadi wasilah turunnya hidayah. Dari penguatan iman bagi yang telah beriman hingga terbukanya jalan bagi mereka yang dipanggil untuk menemukan cahaya Islam.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat menjaga iman terus tumbuh dan mengakar, serta masjid semakin hidup sebagai pusat dakwah yang mencerahkan, menguatkan, dan menggembirakan umat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments