Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Lamongan memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 dengan mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat meneguhkan semangat persatuan, pendidikan, serta inovasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berkemajuan.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini dimaknai bukan sekadar agenda seremonial tahunan ataupun mengenang sejarah perjuangan bangsa, melainkan sebagai ruang refleksi kolektif untuk memperkuat kesadaran kebangsaan dan komitmen menghadapi tantangan zaman.
ITB Ahmad Dahlan Lamongan menilai bahwa makna kebangkitan pada era modern tidak lagi hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik, tetapi diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pendidikan, pengembangan inovasi, penguasaan teknologi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan global.
Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat lahirnya gagasan, inovasi, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai institusi pendidikan tinggi, ITB Ahmad Dahlan Lamongan menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga integritas, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian bagi masyarakat dan bangsa.
Rektor ITB Ahmad Dahlan Lamongan, Dr. Darianto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat semangat persatuan dan kesadaran kolektif dalam menjawab tantangan masa depan.
“Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum strategis untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kemajuan bangsa hanya dapat diwujudkan melalui pendidikan, kolaborasi, dan inovasi yang berkelanjutan. Generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi penggerak perubahan melalui kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Dr. Darianto.
Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran fundamental dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan memiliki karakter kuat.
“Kami berharap momentum Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi penguat semangat seluruh sivitas akademika untuk terus belajar, berkarya, dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kebangkitan tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan kontribusi positif untuk masa depan Indonesia,” tambahnya.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 juga menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa tidak dapat diwujudkan secara individual.
Dibutuhkan kolaborasi, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong dari seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi tantangan global, transformasi digital, serta perubahan sosial yang berlangsung cepat.
Generasi muda juga dituntut mampu menjadi agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keberagaman.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa, seluruh sivitas akademika ITB Ahmad Dahlan Lamongan turut menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa harus diwujudkan melalui langkah konkret dalam memperkuat pendidikan, mengembangkan inovasi, membangun budaya literasi, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat kebangkitan nasional, ITB Ahmad Dahlan Lamongan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan optimisme, mempererat persatuan, serta memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berkemajuan.
“Bangkit bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi tentang melanjutkan semangat untuk terus belajar, berkarya, dan menghadirkan perubahan positif bagi Indonesia yang lebih maju,” menjadi pesan reflektif yang disampaikan dalam momentum peringatan tersebut.





0 Tanggapan
Empty Comments