Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kiprah Umsida Membimbing Sekolah Tinggi, Kini STTM ARFA Sukses Hasilkan Lulusan

Iklan Landscape Smamda
Kiprah Umsida Membimbing Sekolah Tinggi, Kini STTM ARFA Sukses Hasilkan Lulusan
Kiprah Umsida Membimbing Sekolah Tinggi, Kini STTM ARFA Sukses Hasilkan Lulusan. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mendapatkan amanah dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk membina beberapa institusi pendidikan untuk lebih berkembang.

Salah satunya yakni Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Muhammadiyah (STTM) AR Fachruddin Bojonegoro.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Umsida, Dr. Hidayatulloh, M.Si. ketika memberikan orasi ilmiah pada wisuda ke-1 STTM AR Fachruddin Bojonegoro pada Sabtu, (31/1/2026) di Ballroom Hotel Eastern Bojonegoro.

Dalam pemaparannya, Dr. Hidayatulloh mengatakan bahwa bagi Umsida, pendampingan terhadap STTM AR Fachruddin merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

Menurutnya, pembinaan perguruan tinggi tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut visi jangka panjang dan keseriusan seluruh civitas akademika.

“Melihat tonggak capaian yang telah diproyeksikan hingga 2045, itu merupakan sebuah cita-cita bersama,” tuturnya.

Dorongan untuk Percepat Capaian dan Akreditasi Institusi

Dr. Hidayatulloh menegaskan bahwa integritas lembaga pendidikan terlihat bagaimana mereka melakukan percepatan dari tonggak capaiannya.

Menurutnya, jika institusi itu sudah memiliki rencana step by step yang jelas dan terukur untuk merealisasikan visi, maka yang harus dilakukan adalah saling bekerja sama.

Ia mendorong STTM AR Fachruddin untuk segera menyusun langkah strategis secara bertahap, terutama dalam percepatan akreditasi institusi dan program studi.

Dr. Hidayatulloh menilai hal tersebut sangat mungkin dicapai jika seluruh unsur kampus bergerak bersama.

“Kalau tahun ini sudah mulai digagas, bukan tidak mungkin dua tahun mendatang program studi di sini sudah terakreditasi unggul,” terang Dr. Hidayatulloh.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan di internal kampus.

Menurutnya, ketika sebuah perguruan tinggi berkembang, maka dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh civitas akademika, tetapi juga masyarakat sekitar dan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Dr. Hidayatulloh menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci agar keberadaan kampus benar-benar memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

“Kalau sudah menjadi besar, maka yang langsung menerima manfaatnya adalah yang paling dekat, yaitu masyarakat Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

Pengalaman Umsida Membina Beberapa Kampus

Pada kesempatan tersebut, Dr. Hidayatulloh juga membagikan pengalaman Umsida dalam membina perguruan tinggi lain, salah satunya Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo yang sudah dibina selama sekitar 4 tahun.

“Pada periode awal kami membina, IAD  tidak memiliki gedung perkuliahan hingga 1 tahun kami membimbing akhirnya memiliki kampus sendiri,” terangnya.

STTM AR Fachruddin, katanya, bisa mengikuti jejak keberhasilan tersebut dengan beberapa catatan seperti menjaga kekompakan,

Pengalaman tersebut, menurutnya, dapat menjadi gambaran bahwa pertumbuhan perguruan tinggi sangat bergantung pada kontribusi individu di dalamnya.

“Individu harus berprinsip, saya harus memberi apa untuk perguruan tinggi,” tegasnya.

Dr. Hidayatulloh menyatakan perubahan paradigma di era saat ini. Ia menyebut bahwa saat ini yang cepat akan mengalahkan yang lambat, bukan semata-mata yang besar mengalahkan yang kecil.

Umsida, menurutnya, bukanlah perguruan tinggi yang besar, begitu juga dengan mahasiswanya.

Namun bagi Umsida, tidak ada alasan untuk tidak meraih cita-cita bersama.

“Desember tahun lalu kami mendapat tiga penghargaan sekaligus dari Kemdiktisaintek, yakni di bidang Abdimas, penambahan prodi baru, dan juga kinerja riset pada Sinta skor,” tuturnya.

Dan yang terbaru, kini Umsida semakin melebarkan sayap di kancah internasional, salah satunya tim IMEI yang langganan juara di ajang Shell Eco Marathon

“Jadi Umsida yang sekarang ini juga memiliki sejarah. Dari sejarah itu, saat ini kami bisa berdiri sejajar dengan kampus-kampus besar di Indonesia lainnya,” pungkasnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu