Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Lumajang resmi memulai agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026.
Kegiatan ini berlanggsung pada Senin (7/9/2026) di Aula Kampus STIT Muhammadiyah Lumajang.
Kegiatan bertema “Mengenal Kampus, Meneguhkan Nilai, Membangun Generasi Berkemajuan” ini menjadi momentum penting bagi STIT Muhammadiyah Lumajang.
Khususnya di tengah persiapan transformasi kelembagaan dari Sekolah Tinggi menjadi Institut.
Dalam sambutannya, Ketua STIT Muhammadiyah Lumajang, Eva Andriani SEI MEI PhD, mengungkapkan bahwa kampus baru saja menerima 3 Surat Keputusan (SK) program studi baru guna melengkapi Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah berjalan.
“STIT Muhammadiyah Lumajang berada di bawah dua naungan, yakni sebagai bagian dari 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia dan jajaran perguruan tinggi di bawah Kemenag” terangnya.
“Saat ini kita sedang berproses menuju perubahan status menjadi Institut. Kami membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari seluruh mahasiswa serta BEM untuk terus mempromosikan dan mengembangkan kampus ini” tegas Eva.
Eva juga menitipkan pesan moral agar para mahasiswa menyerap ilmu dengan seimbang. Hal ini mencakup penguatan intelektual, pemantapan akidah dan hati, serta aplikasi ilmu dalam bentuk tindakan sosial di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Ketua Panitia PKKMB, Mochamad Ovi Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai wadah adaptasi akademik.
Dan penyatuan visi seluruh mahasiswa baru dari berbagai wilayah seperti Lumajang, Probolinggo, Jember, Madura, hingga Lombok.
“PKKMB dirancang bukan sekadar tradisi, melainkan sarana pembentukan karakter. Kami mengajak mahasiswa baru menjalani proses ini dengan penuh semangat dan kedisiplinan” tutur Ovi.
Rangkaian acara pembukaan yang turut meluncurkan maskot BINTARA (Bintang Tarbiyah Rasulah Akademik) ini diakhiri dengan penampilan atraktif dari Tapak Suci STIT Muhammadiyah Lumajang, dilanjutkan pembacaan doa dan penutup.





0 Tanggapan
Empty Comments