
PWMU.CO – Masih dalam suasana tahun baru Islam, bulan Muharram, dengan semangat ukhuwah dan syiar Islam berkemajuan, para pendiri dan sesepuh Muhammadiyah Grabagan, Tulangan serta pendiri Masjid Al Mahdi Grabagan, Sidoarjo menggelar acara silaturahmi dan muhasabah.
Kegiatan yang bertujuan guna menguatkan perjuangan dakwah ini bertempat di Lesehan Tambak Sawah (LTS), Desa Kedungbanteng RT 06 RW 03 Tanggulangin, Sidoarjo, Ahad (6/7/25).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka muhasabah dan mensyukuri 17 tahun berdirinya Masjid Al Mahdi yang selama ini menjadi saksi perjuangan dakwah Islam di tengah masyarakat Perumtas 3 Grabagan Tulangan.
Momentum ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan konsolidasi untuk menjadikan Ranting dan Masjid Al Mahdi sebagai pusat kegiatan dakwah serta penguatan ekonomi umat di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Ridwan Ma’ruf Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Grabagan dan salah satu sesepuh pendiri Masjid Al Mahdi menyampaikan rasa bersyukur atas izin Allah, di mana Masjid Al Mahdi telah berdiri dan berkhidmat selama 17 tahun.
“Kini saatnya segenap jajaran pendiri untuk melangkah lebih jauh, menjadikan masjid ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat, baik secara spiritual maupun ekonomi, dan mencerahkan umat,” terang Ketua Ranting.
Acara silaturahmi ini dihadiri dua sesepuh Ranting Muhammadiyah, yaitu Sudirno dan Muklish Aminuddin, selaku tokoh senior Muhammadiyah Grabagan. Diskusi mengalir hangat tentang program dakwah keummatan, penguatan kemandirian ekonomi, hingga ide menjadikan Masjid Al Mahdi sebagai basis gerakan sosial yang berkelanjutan dan mencerahkan umat lewat dakwah-dakwah media sosial yang dikenal dengan Al Mahdi TV, terang Ketua Ranting.
Muh Khoirul Huda Ketua Takmir mengatakan salah satu poin penting dalam acara ini adalah mensukseskan rencana program pengadaan karpet lantai dua, pembuatan kanopi masjid, penguatan ekonomi umat berbasis masjid seperti pengembangan koperasi syariah, pelatihan kewirausahaan untuk jamaah, serta integrasi kegiatan dakwah dengan pemberdayaan masyarakat sekitar, terangnya.
“Di samping silaturahmi, juga untuk mengenang perjuangan teman-teman yang sudah mendahului, pulang meninggalkan kita semua. Mari kita doakan, semoga dosa-dosanya diampuni Allah SWT,” tambah Ketua Takmir.
Dengan semangat Fastabiqul Khairat, para pendiri dan sesepuh mengajak seluruh elemen persyarikatan untuk bersatu, berinovasi, dan berkontribusi aktif menjadikan Masjid Al Mahdi sebagai ikon dakwah Islam berkemajuan dan kemandirian umat di wilayah Grabagan dan sekitarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan makan siang dalam suasana penuh kekeluargaan serta harapan besar akan masa depan Ranting Muhammadiyah dan masjid yang lebih maslahat dan berdaya guna bagi seluruh warga kompleks Perumtas 3 Grabagan Tulangan.
Penulis Sumardani Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments