Mengawali hari pertama masuk sekolah pasca Idulfitri, SD Muhammadiyah 4 (SDM) Zamzam menghadirkan suasana hangat dan penuh makna, Rabu (1/4/2026).
Melalui rangkaian apel pagi, halal bihalal, hingga lomba menghias parcel, sekolah tidak hanya menghidupkan tradisi silaturahmi, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kreativitas, dan karakter Islami kepada seluruh siswa sejak hari pertama.
Kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman sekolah. Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Muhammad Anas Fikri, M.AP., dalam sambutannya mengajak seluruh siswa menjadikan momen pasca Ramadan sebagai titik awal memperbaiki diri. Ia juga menitipkan salam serta permohonan maaf kepada orang tua siswa di rumah.
“Melalui momen yang penuh berkah ini, kami juga menyampaikan salam dan permohonan maaf untuk ayah bunda di rumah. Semoga kebersamaan ini menjadi awal yang baik untuk mempererat silaturahmi dan semangat belajar anak-anak,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa dengan perjalanan mudik terjauh. Penghargaan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta apel.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal. Para siswa bersalaman dengan ustaz dan ustazah, menghadirkan suasana hangat penuh keikhlasan. Nilai saling memaafkan pun terasa hidup dalam interaksi sederhana yang sarat makna.
Kemeriahan berlanjut melalui lomba menghias parcel antarkelas yang menjadi salah satu kegiatan paling dinantikan. Seluruh bahan telah disiapkan oleh ustaz dan ustazah wali kelas bersama partner masing-masing, mulai dari keranjang, plastik pembungkus, pita, hingga aneka isi parcel seperti kue Lebaran dan makanan ringan.
Dengan konsep tersebut, siswa dapat fokus pada proses menyusun dan menghias parcel secara kreatif. Setiap kelas bekerja sama untuk menghasilkan tampilan parcel yang menarik, estetis, dan bernilai jual.
Kolaborasi tampak dalam diskusi antarsiswa saat menentukan komposisi isi, pemilihan warna pita, hingga penataan agar terlihat seimbang. Ustaz dan ustazah berperan sebagai pendamping yang memberikan arahan tanpa mengurangi ruang kreativitas siswa.

Beberapa kelas menghadirkan konsep tematik, mulai dari nuansa pastel hingga desain ceria dengan warna-warna khas anak-anak. Ada pula yang menambahkan kartu ucapan bertema Idulfitri sebagai sentuhan personal.
Kegiatan ini tidak sekadar lomba, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual. Siswa belajar kerja sama, kreativitas, ketelitian, serta menghargai proses. Nilai berbagi yang identik dengan parcel Lebaran pun tertanam secara alami.
Kepala Urusan Bidang Kesiswaan, Ayu Wulandari, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengembalikan semangat belajar siswa sekaligus menanamkan nilai karakter.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya kembali belajar secara akademik, tetapi juga merasakan kebahagiaan kebersamaan. Melalui lomba parcel ini, mereka belajar bekerja sama, berkreasi, dan memahami makna berbagi dalam suasana yang menyenangkan,” ujarnya.
Mini Open House Perkuat Kebersamaan
Setelah lomba, kegiatan dilanjutkan dengan mini open house di kelas masing-masing. Siswa saling berbagi kue Lebaran yang dibawa dari rumah. Suasana penuh tawa dan kebersamaan memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Melalui rangkaian kegiatan hari pertama ini, SD Muhammadiyah 4 Zamzam tidak hanya mengembalikan ritme belajar siswa, tetapi juga menguatkan nilai ukhuwah, kolaborasi, dan karakter Islami. Diharapkan semangat kebersamaan yang terbangun sejak awal ini dapat terus tumbuh dalam proses pembelajaran ke depan.





0 Tanggapan
Empty Comments