Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad ke-61 Mimsagum Hadirkan Dongeng Inspiratif dan Makan Bersama

Iklan Landscape Smamda
Milad ke-61 Mimsagum Hadirkan Dongeng Inspiratif dan Makan Bersama
Foto bersama Kak Ari dan Paijo dalam Milad ke-61 Mimsagum. Foto: Fatihatul Firdausi/PWMU.CO
pwmu.co -

Peringatan Milad ke-61 MI Muhammadiyah 1 Gumeno (Mimsagum) berlangsung semarak dan penuh makna pada Senin (3/8/2026). Pelepasan burung, dongeng inspiratif, hingga makan bersama menjadi rangkaian kegiatan yang mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan harapan untuk mewujudkan generasi Pasti (Prestasi, Qur’ani, Santun, Terampil, dan Inovatif).

MI Muhammadiyah 1 Gumeno genap berusia 61 tahun pada 1 Agustus 2026. Selama lebih dari enam dekade, madrasah ini telah menjadi tempat lahirnya banyak generasi yang berkiprah di berbagai bidang. Momentum milad pun dimanfaatkan untuk menguatkan semangat seluruh warga madrasah melalui berbagai kegiatan edukatif dan penuh kebersamaan.

Rangkaian acara diawali dengan pelepasan burung sebagai simbol menerbangkan harapan setinggi langit demi mewujudkan visi, misi, dan slogan baru Mimsagum, yaitu Pasti.

Kegiatan tersebut menjadi pemandangan yang tidak biasa di lingkungan sekolah. Murid-murid tampak antusias menyaksikan burung-burung yang terbang bebas. Simbol itu menggambarkan harapan agar seluruh peserta didik mampu menggapai cita-cita tanpa batas.

“Semoga Mimsagum terus melahirkan generasi yang berprestasi, Qur’ani, santun, terampil, dan inovatif sesuai semangat Pasti,” ujar Kepala MI Muhammadiyah 1 Gumeno saat menyampaikan harapan dalam acara tersebut.

Prosesi seremonial juga diisi dengan doa bersama dan penyampaian harapan dari perwakilan Ikatan Wali Murid (Ikwam). Kegiatan berlangsung khidmat sebelum ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta di lapangan madrasah.

Dongeng Katak Tuli Sarat Pesan

Setelah prosesi pembukaan, peserta didik beralih menuju aula lantai dua untuk mengikuti sesi dongeng bersama M. Nor Qomari, S.Si., yang akrab disapa Kak Ari, ditemani boneka karakter Paijo.

Kehadiran Kak Ari dan Paijo langsung disambut tepuk tangan meriah. Suasana aula berubah penuh keceriaan ketika dongeng dimulai.

SMPM 5 Pucang SBY

Dalam kesempatan itu, Kak Ari mengisahkan seekor katak tuli yang mengikuti sayembara mengambil mahkota sang raja. Meski harus melewati jalan berbatu dan terus mendengar cibiran bahwa usahanya mustahil berhasil, sang katak tetap melangkah hingga akhirnya menjadi pemenang.

“Kadang yang membuat kita berhenti bukan karena tidak mampu, tetapi karena terlalu banyak mendengar perkataan yang melemahkan. Tetap fokus pada tujuan dan terus berusaha,” pesan Kak Ari kepada para peserta didik.

Dongeng tersebut mengajarkan pentingnya percaya diri, pantang menyerah, serta tidak mudah terpengaruh oleh komentar negatif ketika berjuang meraih cita-cita.

Ditutup Makan Bersama

Kemeriahan Milad ke-61 Mimsagum ditutup dengan makan bersama yang diprakarsai Ikatan Wali Murid. Para orang tua bergotong royong menyiapkan berbagai hidangan yang disajikan di atas daun pisang.

Suasana sederhana di area parkir madrasah justru menghadirkan kehangatan tersendiri. Guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan wali murid duduk bersama menikmati hidangan sambil mempererat tali silaturahmi.

Kebersamaan yang terjalin sepanjang rangkaian kegiatan menjadi penutup yang berkesan dalam peringatan Milad ke-61 Mimsagum. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi seluruh keluarga besar madrasah dalam mewujudkan generasi Pasti. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu