SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan talk show parenting bertema “Smart Parents, Resilient Kids” pada Sabtu (25/4/2026) di Gedung Unigoro. Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 wali murid dari kelas 1 hingga kelas 6, serta sejumlah tamu undangan.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Ikatan Wali Murid (IKWAM), Sholikin Jami’, serta Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Bojonegoro, Mustajid. Kehadiran para tamu undangan tersebut turut mendampingi jalannya kegiatan parenting.
“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak di lingkungan keluarga,” ujar panitia.
Kegiatan parenting ini menghadirkan pemateri Adri Suyanto, S.H., yang dikenal dengan tagline #ngguyuolehilmu. Dalam penyampaiannya, ia menggunakan pendekatan komunikatif yang disertai contoh-contoh kontekstual. Acara dipandu oleh moderator Ustadzah Alful Rahmania yang memfasilitasi jalannya diskusi secara terarah.

Dalam pemaparannya, Adri Suyanto menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak di era digital.
“Orang tua tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendamping, pembimbing, dan teladan dalam penggunaan teknologi secara bijak,” ujar Adri Suyanto.
Ia juga menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua dalam aktivitas anak menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung perkembangan perilaku dan kebiasaan anak.
Selain itu, ia mengajak orang tua untuk membangun karakter tangguh pada anak sejak dini.
“Anak yang tangguh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu mengelola emosi, menghadapi tantangan, serta beradaptasi dengan perubahan lingkungan,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan tahun ini juga dilengkapi dengan sesi interaktif yang melibatkan peserta. Selain penyampaian materi, panitia menyediakan doorprize yang dibagikan melalui mekanisme undian menggunakan sistem putar. Kegiatan ini berlangsung tertib dengan partisipasi aktif dari para peserta.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama antara orang tua dan pihak sekolah dalam mendukung proses pendidikan anak. Keterlibatan kedua pihak diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments