
PWMU.CO — Kekuatan gerakan perempuan berbasis komunitas mendapat ruang strategis dalam pembangunan Jawa Timur. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan MoU yang berlangsung di Aula Dinas Sosial Jawa Timur pada Senin (28/4/2025), Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur (PWA Jatim) dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyatukan visi membangun masyarakat sejahtera melalui program-program lintas sektor.
Dinas Sosial selaku fasilitator utama membuka ruang diskusi yang hangat dan konstruktif. Berbagai OPD seperti DP3AK, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyambut positif gagasan sinergi, termasuk pemanfaatan relawan ‘Aisyiyah untuk kegiatan dapur umum, edukasi bencana, pekan literasi, dan pelatihan digital.
“PWA Jatim adalah mitra strategis dalam pemberdayaan sosial. Banyak program mereka yang bisa kita integrasikan untuk menambah nilai pada pelayanan publik,” ujar Ishartono dari Bappeda, seraya menyebut bahwa program-program PWA Jatim selaras dengan Nawabhakti Satya, visi besar pembangunan Jawa Timur.
Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan menyoroti pentingnya kolaborasi dalam penanganan TBC, stunting, dan kesehatan ibu-anak. Sementara itu, DP3AK memandang penting peran Aisyiyah dalam mengurangi angka perkawinan anak melalui pendampingan berbasis komunitas.
Diskusi juga mengerucut pada pentingnya memperpanjang dan memperbarui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pendekatan baru yang berbasis evaluasi dan dampak. Dinas Koperasi menyampaikan kesiapan untuk mendampingi UMKM perempuan ‘Aisyiyah dalam peningkatan produksi dan penerbitan NIB, sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membuka peluang kerja sama dalam pengelolaan sampah dan pembagian dropbox.
Dalam penutupan, Ketua PWA Jatim, Rukmini Amar, menyampaikan visi jangka panjang organisasi: mewujudkan keluarga sakinah sebagai fondasi desa-desa berdaya. “Kami bukan sekadar pelaksana program, tetapi pelopor perubahan sosial yang menjunjung nilai kemanusiaan universal dan partisipasi publik perempuan,” ujarnya.
Rakor ini menjadi langkah maju dalam memformalkan kembali kerja sama antara PWA Jatim dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menyusun program-program berbasis kebutuhan nyata masyarakat, serta meneguhkan peran perempuan dalam pembangunan inklusif. (*)
Penulis Emi Harris Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments