Suasana ceria dan penuh semangat tampak di TK Aisyiyah 38 Surabaya saat para siswa mengikuti pembelajaran bertema Tanaman Ciptaan Allah SWT dengan subtema pohon belimbing sayur.
Kepala sekolah, Khuzaimah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan rasa syukur kepada Allah SWT melalui proses belajar yang menyenangkan.
“Sebagai wujud rasa syukur, kita perlu belajar dan mengenal ciptaan Allah SWT agar semakin meningkatkan keimanan dan ketaatan,” ujarnya saat mendampingi siswa, Selasa (8/4/2026).
Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif. Dengan pendampingan ustadzah yang penuh kasih sayang, suasana belajar menjadi lebih hidup, dipenuhi canda dan tawa.
Kegiatan dimulai sejak Senin (6/4/2026) dengan mengamati tanaman di lingkungan sekolah. Ustadzah Ratna Sari Ningsih menjelaskan bahwa tujuan pembelajaran ini adalah:
- Mengenal ciptaan Allah SWT
- Mengenal bagian-bagian pohon belimbing sayur
Selanjutnya, pada Selasa (7/4/2026), siswa diajak membilang jumlah daun serta menulis angka dan huruf yang berkaitan dengan kata “daun”.
Ustadzah Siti Maisaroh menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk:
- Melatih kemampuan berhitung angka 1–20
- Mengenal huruf dan menyusunnya menjadi kata sederhana
Pada Rabu (8/4/2026), kegiatan dilanjutkan dengan praktik seni membatik menggunakan bahan alami. Siswa menggunakan alat sederhana seperti kapas dan cotton bud, serta bahan berupa kunyit, deterjen, air, dan perasan belimbing sayur.
Ustadzah Jias Nunung Saraswati menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk:
- Melatih kesabaran
- Mengenalkan sains sederhana (reaksi asam-basa)
- Mengembangkan kreativitas seni batik
Para siswa terlihat fokus dan bangga menunjukkan hasil karya mereka.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Nurhasanah selaku Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Tegalsari Surabaya yang turut hadir.
Ia menyampaikan terima kasih kepada para guru atas dedikasi dalam membina siswa melalui metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
“Pembelajaran yang menanamkan keteladanan, ibadah, serta akhlakul karimah dengan metode yang menyenangkan akan membuat anak lebih terinspirasi dan termotivasi,” ujarnya.
Ia juga mendorong para pendidik untuk terus mengembangkan metode belajar yang inovatif serta membangun interaksi positif dengan siswa.
Melalui pembelajaran berbasis alam dan kreativitas ini, TK Aisyiyah 38 Surabaya berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan.
Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat membentuk generasi anak yang cerdas, kreatif, serta memiliki karakter islami yang kuat.





0 Tanggapan
Empty Comments